Breaking News:

Berita Sampit

Frekwensi Kunjungan Kapal Laut di Kalteng Setiap Bulan Rata-rata Menurun

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, merilis, selama tahun 2020 frekwensi kunjungan kapal ke Kalimantan Tengah,

Penulis: Fathurahman | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com /faturahman
Aktifitas Kapal Laut di Pelabuhan Sampit. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, merilis, selama tahun 2020 frekwensi kunjungan kapal ke Kalimantan Tengah, rata-rata dalam setiap bulannya mengalami penurunan, sehingga secara akumulatif tahun 2020 turun dari tahun sebelumnya.

Pantauan di Pelabuhan Sampit, Selasa (23/2/2021) kapal-kapal barang maupun penumpang masih lancar melakukan aktifitas keluar masuk Sungai Mentaya Sampit, meskipun ketika air sungai surut kapal terkendala masuk maupun ingin keluar sungai yang dangkal sehingga banyak yang lego jangkar ditengah sungai atau di muara Sungai Mentaya.

Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, mengungkapkan, selama tahun 2020, frekuensi kunjungan kapal laut di wilayah Kalimantan Tengah setiap bulan rata-rata l selalu lebih rendah dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, kecuali Bulan November 2020.

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Palangkaraya Tertinggi Penyebaran Covid-19, di Operasi Yustisi Makin Gencar

Frekuensi kunjungan kapal laut selama Desember 2020 mencapai 684 kunjungan, turun sebesar
5,13 persen dibanding November 2020 yang tercatat 721 kunjungan.
Penurunan frekuensi kunjungan tersebut, hampir terjadi di seluruh pelabuhan, yaitu Sampit (34 kunjungan), Kuala Pembuang (3 kunjungan), dan Pulangpisau (4 kunjungan).

Sebaliknya, peningkatan frekuensi kunjungan kapal terjadi di Pelabuhan Pangkalanbun (1 kunjungan) dan Kumai (3 kunjungan). Sementara jumlah volume arus barang
mengalami kenaikan sebesar 1,37 persen, yaitu dari 1,40 juta ton (November 2020) menjadi 1,42
juta ton (Desember 2020)."Kenaikan tersebut berasal dari kenaikan volume bongkar barang sebesar 1,33 persen dan volume kenaikan volume muat barang sebesar 1,38 persen," ujarnya.

Dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, frekuensi kunjungan kapal di Kalimantan
Tengah pada Desember 2020 mengalami penurunan sebesar 3,53 persen, yaitu dari 709 kunjungan
menjadi 684 kunjungan.

"Volume arus barang juga mengalami penurunan yaitu sebesar 16,92 persen yaitu volume bongkar barang turun sebesar 11,90 persen, sementara volume muat barang turun 18,16 persen," ujarnya lagi. (Tribunkalteng.com /faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved