Breaking News:

Berita Balangan

Hama Wereng Serang Lahan Pertanian di Bihara Balangan Kalsel

Sekitar lima hektar tanaman padi di Desa Bihara, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, dilaporkan terdampak serangan Hama Wereng Batang Coklat (WBC).

Tribunkalteng.com/isti rohayanti
Warga Desa Bihara, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan melakukan penyemprotan terhadap hama wereng batang coklat di lahan sawah 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PARINGIN- Sekitar lima hektar tanaman padi di Desa Bihara, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, dilaporkan terdampak serangan Hama Wereng Batang Coklat (WBC). Hama ini diketahui menghisap protein dan intisari tanaman padi yang membuat kondisi padi pun menjadi kekuningan layu hingga kemudian mati.

Dinas Pertanian Kabupaten Balangan bekerjasama secara langsung memantau kondisi sawah di desa setempat. Termasuk menggelar sosialisasi tentang penanganan Hama Wereng yang kini menyerang Batang padi, Minggu (21/2/2021).

Dari luasan sawah warga secara keseluruhan yang mencapai 20 hektar, lima hektar di antaranya sudah terdeteksi kena serangan WBC. Hal itu disampaikan oleh Ketua Kelompok Tani Desa Bihara Hilir, M Zairin.

"Untuk Desa Bihara, ada sekitar 20 hektar tanaman padi dan sekitar lima hektarnya terdampak hama WBC," jelas Zairin.

Baca juga: Sekolah Banjarbaru Kalsel Dapat Kuota 10 Sekolah Penggerak

Tak hanya itu, ia juga berterimakasih kepada pihak Dinas Pertanian karena telah diajarkan cara menangani WBC tersebut. Terlebih, secara langsung tim Dinas Pertanian yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian, Rahmadi Ouen melakukan penyemprotan terhadap WBC.

Tentunya, bekal ilmu yang diberikan melalui sosialisasi dan penangan yang sudah dilakukan ucap Zairin sangat bermanfaat untuk petani setempat. Apalagi hama ini kerab menyerang padi di desa itu. Sehingga dibutuhkan cara pengendalian terhadap WBC.

Perihal penanganan WBC, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Balangan, Rahmadi Ouen pun memberikan keterangan. Ucapnya, di wilayah Desa Bihara varietas padi di tempat tersebut rentan terhadap hama WBC. Hal itulah yang membuat sawah warga terserang hama.

"Hama sudah lama dikenal oleh masyarakat dan dikarenakan varietas disini rentan terhadap hama serta penanamannya tidak serempak, akibatnya tanaman sangat mudah terjangkit," ucap Rahmadi.

Rahmadi menegaskan untuk pengendalian hama ditargetkan selesai dalam tiga hari. Sehingga warga bersama Dinas Pertanian Kabupaten Balangan juga melakukan penyemprotan.

Melalui pengendalian hama tersebut ucap Rahmadi diharapkan produksi padi di Desa Bihara tetap stabil. Selain itu para petani diminta bekerjasama untuk memberantas hama tersebut bermodalkan paparan edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pertanian.
(Tribunkalteng.com/isti rohayanti)

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved