Berita Tala
Satpol Tala Kalsel Tegur Warung Buka hingga Dinihari
Sejumlah warung di wilayah Kelurahan Saranghalang, Kecamatan Pelaihari, disambangi belasan personek Satuan Polisi Pamong Praja
Penulis: Idda Royani | Editor: edi_nugroho
Editor: Edi Nugroho
TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI -Sejumlah warung di wilayah Kelurahan Saranghalang, Kecamatan Pelaihari, disambangi belasan personek Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), malam tadi.
Itu menyusul adanya laporan warga yang mengeluhkan aktivitas sejumlah warung di wilayah setempat lantaran buka hingga dinihari. Hal itu mengganggu ketenangan istirahat warga.
Dihubungi via telepon, Jumat (19/2/2021), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Damkar Tala HM Faried Widyatmoko membenarkan pihaknya memang melakukan giat menyambangi sejumlah warung di Kota Pelaihari malam tadi.
Kegiatan tersebut dipimpin Kasi Pengendalian dan Penindakan Satpol PP dan Damkar Tala Nove Noor Salam. Sebanyak 15 orang personel yang bergerak ke lapangan.
Nove menuturkan jam buka sejumlah warung menganggu keresahan masyarakat karena hingga larut malam. "Juga disinyalir adanya kegiatan minum minuman keras dan kegaduhan suara musik pada jam malam," ucap Nove.
Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Polres Kotim Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan Mentaya
Pejabat eselon IV ini mengatakan ada sepuluh warung yang disambangi. Pihaknya mengingatkan agar para pemilik warung menaati batasan jam buka yakni maksimal hingga pukul 24.00 Wita.
Selain itu sekaligus meminta pemilik warung menerapkan protokol kesehatan (prokes) yakni mengenakan masker, menjaga jarak, dan menyediakan tempat cuci tangan di air mengalur dilengkapi sabun atau cairan pencuci tangan.
"Pantauan di lapangan penerapan prokes lemah, terkesan abai. Duduknya juga nyaris tak menjaga jarak yang juga dikarenakan kapasitas tempat terbatas sedangkan pengunjung cukup banyak," sebut Nove.
Pihaknya juga mengingatkan para pramusaji atau gadis penjaga warung agar mengenakan busana sopan. Ini penting guna menjaga kenyamanan bersama.
Dikatakannya, pandemi corona virus diseases (covid-19) di Tala belum berakhir. Bahkan kadang masih ada peningkatan jumlah orang yang tertular virus covid-19.
Kegiatan patroli dan pemantauan terhadap aktivitas warung akan terus dilakukan. Tak cuma di wilayah Kecamatan Pelaihari, tapi juga di seluruh kecamatan di Kabupaten Tanahlaut.
"Semua itu demi terciptanya situasi yang kondusif dan mencegah terjadinya klaster baru penularan virus covid-19," tandas Nove.
Bagaimana jika ada yang bandel atau tetap abai? "Apabila memang ada yang masih melanggar, maka akan kami tindak dengan menutup warung tersebut dan menyita sementara, kemudian akan diproses lebih lanjut," tegas Nove. (Tribunkalteng.com/idda royani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/warung-tala-kalsel-sel-sel.jpg)