Breaking News:

Pencabulan Kalsel

Pencabulan Kalsel, Bocah Asal Martapura Korban Pencabulan Ayah Tiri Trauma, Ditangani Psikolog

Bocah korban pencabulan ayah tiri di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah ditangani psikolog RSUD Ratu Zalecha.

The Clinical Advisor
Ilustrasi 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Pencabulan Kalsel, Bocah korban pencabulan ayah tiri di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah ditangani psikolog RSUD Ratu Zalecha.

Hal itu dikatakan Agustina, Kepala Seksi Perlindungan Hak Perempuan dan Khusus Anak pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar, Jumat (19/2/2021).

Menurut Agustina, korban anak ditemani ibu dan neneknya sudah difasilitasi untuk konsultasi dengan Psikologi di RSUD Ratu Zalecha dan biayanya ditanggung Pemerintah Kabupaten Banjar.

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar, berkepentingan dengan kasus itu karena kunjungan akan dilakukan di rumah.

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Polres Kotabaru Amanikan Dua Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur

Pasca peristiwa pencabulan itu, korban saat ini tinggal bersama ibu dan kerabat ibunya di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Agustina menjelaskan pihaknya akan melaksanakan kunjungan ke rumah korban untuk memantau apakah kondisi korban sudah stabil.

Jika belum hilang terimanya atau perlu rujukan akan didampingi pihaknya konsultasi dengan Psikiater untuk mengembalikan kondisi stabil korban dari trauma.

"Kasus anak korban pencabulan ayah tiri adalah rujukan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Banjar," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Menurut Agustina, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat saja diadukan atau dilaporkan ke Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar.

Keberadaan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar, di Jalan Pendidikan, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura.

Seperti diwartakan, bocah perempuan berusia 8 tahun dicabuli ayah tirinya di dalam kamar saat ibu kandungnya sedang sibuk memasak di dapur.

Korban mengeluh dan mengadu kepada ibunya karena merasa kesakitan di wilayah kemaluan. Diduga akibat ulah ayah tiri korban.

Ayah tiri korban ditangkap polisi di lokasi tempatnya bekerja di Kota Banjarbaru. Itu setelah ibu korban menbuat laporan polisi di Mapolres Banjar pada pertengahan Januari 2021 lalu. (Tribunkalteng.com/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved