Breaking News:

Berita Palangkaraya

Warga Palangkaraya Kalteng Masih Ketakutan Anjing Liar Rawan Membawa Penyakit Rabies

Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) setempat, terus berpaya

Penulis: Fathurahman | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com / faturahman
Peringatan Waspada Anjing Pembawa Rabies terus di sosialisasikan kepada warga Palangkaraya. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) setempat, terus berpaya untuk memberikan vaksinasi terhadap sejumlah hewan yang rawan menularkan penyakit rabies.

Anjing adalah salah satu hewan yang ada di Palangkaraya, yang selama ini menjadi momok bagi sebagian warga setempat, karena populasi anjing hingga mencapai ribuan ekor dan sebagian anjing yang ada merupakan anjing liar yang garang sering menggiggit warga sehingga sangat rawan penyebaran rabies.

Beberapa warga yang tinggal di kawasan perumahan seperti di Jalan Pausraya, Sapanraya maupun kawasan perumahan lainnya yang ada di Palangkaraya kerap ketakutan lewat perumahan yang banyak anjing liarnya yang garang, karena sering menyerang dan menggonggong terutama malam hari.

Baca juga: Kapolda Minta Tim Saber Pungli Kalteng Tingkatkan Penindakan Terhadap Pelaku Pungutan Liar

"Malam hari aku pernah lewat Jalan Sapanraya bagian belakang banyak anjing yang mengejar sambil menggongong untung aku sempat kabur padahal dia sudah hampir menggigit kakiku, saya takut digigit karena rawan rabies," ujar Rivan salah satu warga di Jalan Sapan, Kamis (18/2/2021).

Saat membahas Program vaksinasi rabies untuk tahun 2021, dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangkaraya, Selasa (16/2/2021) yang lalujuga dibahas soal pemberian vaksinasi untuk pencegahan penularan rabies.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Veteriner, pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangkaraya, Sumardi mengatakan, rapat koordinasi itu untuk mengevaluasi hasil kerja tahun 2020 dan permulaan kerja di tahun 2021 tentang program vaksinasi rabies.

Dia mengatakan, bicara progam vaksinasi rabies tidak lepas dari para vaksinator rabies dan hingga saat ini belum ada perubahan besar dalam struktur para vaksinator rabies Palangkaraya yang masih berisikan relawan-relawan lama, membantu program vaksinasi rabies DPKP.

Dia mengatakan salut dengan para relawan tersebut, karena selama ini bekerja secara optimal dalam pencegahan rabies tersebut

."Kami salut, para vaksinator ini bekerja dengan tulus ikhlas membantu program vaksinasi rabies. Kami sadar, honor yang diberikan bagi para vaksinator ini masih terbilang kecil, tapi mereka bekerja optimal,” ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved