Breaking News:

Berita Palangkaraya

Polda Kalteng Siagakan 300 Personil Amankan Putusan MK Soal Sengketa Pilkada Kalteng

Mahkamah Konstitusi (MK) Selasa (16/2/2021) sore akan melakukan sidang pembacaan putusan terkait gugatan sengketa Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur

Tribunkalteng.com / faturahman
Ratusan Personil Polda Kalteng dikerahkan untuk pengamanan Kalteng jelang putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilkada Kalteng. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Mahkamah Konstitusi (MK) Selasa (16/2/2021) sore akan melakukan sidang pembacaan putusan terkait gugatan sengketa Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng juga Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur 2020.

Meskipun pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi tersebut dilakukan di Jakarta dan bisa dilihat secara daring melalui sejumlah media sosial, namun pihak Polda Kalteng di Palangkaraya menyiapkan ratusan personil pasukan untuk pengamanan tersebut.

Menjelang putusan Mahkamah Konstitusi perselisihan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalteng 2020, Polda Kalteng menggelar patroli skala besar di Kota Palangkaraya yang selama ini menjadi pusat pelaksanaan Pilgub Kalteng.

\Sebanyak, 300 orang personil melakukan patroli di Palangkaraya dalam menjaga keamanan kamtibmas jelang putusan tersebut. Selain anggota Polri, turut terlibat instansi terkait seperti TNI dan Satpol PP yang pelaksanaan patrolinya dibagi dalam dua tim.

Baca juga: Besok KPU Kalteng Ikuti Sidang Panel Mahkamah Konstitusi Terkait Gugatan Paslongub Ben-Ujang

Baca juga: VIDEO Paslongub Ben-Ujang Hari Ini Sampaikan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi

Baca juga: Paslongub Ben-Ujang Hari Ini Sampaikan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi Tolak Hasil Pilgub Kalteng

Bukan hanya itu, Polda Kalteng juga menggelar apel pasukan patroli skala besar dipimpin Karo Ops Polda Kalteng, Kombes Pol Andreas Wayan Wisaksono di Lapangan Barigas Polda Kalteng di jalan tjilik riwut kilometer satu Palangkaraya, Selasa (16/2/2021).

Andreas Wayan mengatakan, patroli skala besar merupakan bentuk antisipasi Polda Kalteng dalam menghadapi putusan perselisihan hasil pilgub 2020, apalagi situasi politik mulai menghangat baik di grup masyarakat dan media sosial dari kelompok-kelompok tertentu. "Sasarannya beberapa titik yang kita anggap rawan," ujar Mantan Kapolresta Palangkaraya ini. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved