Breaking News:

Berita Kapuas

Warga Binaan Kapuas Kalteng Dilatih Budidaya Ikan Hingga Kerajinan Tangan

Ragam upaya pembinaan dan pelatihan bagi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) dilakukan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kualakapuas

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: edi_nugroho
Foto Rutan Kelas II B Kualakapuas
Kepala Rutan Kelas II B Kualakapuas bersama penyuluh pertanian saat mengecek budidaya jamur di ruang bimbingan kerja Rutan Kelas IIB Kualakapuas 

Berita Kapuas
Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Ragam upaya pembinaan dan pelatihan bagi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) dilakukan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kualakapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng). Mulai dari budidaya ikan, holtikultura, pertanian hingga kerajinan tangan.

Menjadi tambahan keterampilan, agar para WBP nantinya saat kembali ke tengah masyarakat sudah memiliki keterampilan yang bermanfaat dan dapat digunakan sebagai sumber mata pencaharian.

Terbaru, Rutan Kualakapuas saat ini mulai mencoba mengelola budidaya jamur tiram. Ini tentu bisa menjadi tambahan wadah bimbingan kerja bagi para WBP.

Penggeledahan Lapas Kalsel, Cegah Peredaran Narkoba, Petugas Geledah Kamar Hunian Warga Binaan

Humas Polda Kalteng: Video Keributan Lapas Narkoba Kasongan Hanya Miskomunikasi

Kriminilitas Kalsel, Polsek Banjarmasin Utara Amankan Warga Bawa Sajam Ancam Warga

Enam bulan terakhir ini Rutan bersinergi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas dalam hal mengelola budidaya jamur.

Pihak Dinas Pertanian pun baru saja melakukan kunjungan ke Rutan Kualakapuas untuk memonitoring dan mengevaluasi proses budidaya jamur selama ini.

Lokasi budidaya jamur berada di ruang bimbingan kerja Rutan Kualakapuas. Pengecekan dilakukan mulai dari baglog tempat jamur, proses penyiraman dan hasil jamur yang telah dipanen.

Kepala Rutan Kelas II B Kualakapuas, Toni Aji Priyanto saat itu sempat menanyakan banyak baglog yang tidak tumbuh jamur dengan sempurna bahkan ada yang sudah tidak produktif.

Penyuluh Pertanian, Fitri, menyampaikan bahwa maksimal umur baglog bisa tumbuh sempurna hanya sampai enam bulan saja.

Jadi ketika baglog berusia lima bulan harus sudah menyiapkan baglog baru sebagai penggantinya nanti.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved