Breaking News:

Berita Palangkaraya

Barang Rusak Inventaris Daerah Milik Pemko Palangkaraya Dimusnahkan Pakai Alat Berat

Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memiliki sejumlah barang inventaris seperti printer bekas , kursi,

Tribunkalteng.com / faturahman
Pemusnahan barang inventaris milik Pemko Palangkaraya yang sudah tak berfungsi dilakukan menggunakan alat berat. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memiliki sejumlah barang inventaris seperti printer bekas , kursi, marka jalan terbuat dari plastik untuk pembatas jalan dan lainnya yang rusak dan tak terpakai, dimusnahkan.

Pemusnahan barang inventaris perkantoran di Pemko Palangkaraya yang rusak tidak terpakai tersebut sesuai aturan wajib dinusnahkan dengan penandatangan berita acara pemusnahan yang dilakukan di lokasi tempat pembuangab akhir sampah (TPA) di Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya menggunakan alat berat.

Wakil Wali Kota Palangkaraya, Hj. Umi Mastikah, Jumat (12/2/2021) mengungkapkan, Pemusnahan Barang Milik Daerah Pemerintah Kota Palangkaraya dilaksanakan di TPA Jalan Tjilik Rowut kilometer 14 Kota Palangkaraya, Kamis (11/2/2021).

Warga Seruyan Bisa Memantau Perkembangan Penyidikan Kasus Lewat Aplikasi Ponsel

Narkoba Kalteng, Polisi Amankan Empat Tersangka Pengedar Sabu di Katingan

Pemerintah Kota Palangkaraya dalam melaksanakan tugasnya selalu berpedoman pada ketentuan dan aturan yang berlaku, untuk dapat terus meningkatkan kinerja khususnya dalam pengelolaan barang milik daerah."Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut," ujarnya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, barang milik daerah haruslah direncanakan sesuai dengan kebutuhan, dilaksanakan pengadaannya, dimanfaatkan penggunaannya, diamankan dan dipelihara, serta dievaluasi pelaksanaannya.

Kegiatan pemusnahan tersebut, merupakan bentuk dari evaluasi barang milik daerah, harus dilaksanakan karena barang-barang tersebut sudah tidak dapat dimanfaatkan dan digunakan lagi karena dalam kondisi sudah rusak setelah dipakai. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved