Breaking News:

Berita Nasional

Ini Cara Penanganan Gangguan Penciuman karena Covid-19

Hubungan antara Covid-19 dan gangguan penciuman dan rasa menjadi jelas pada Maret 2020 ketika pandemi menyebar ke seluruh dunia

(SHUTTERSTOCK/Khamidulin Sergey)
Ilustrasi mencium bau 

Walaupun kemungkinan pilihan-pilihan lain telah dieksplorasi dalam penelitian terdahulu, standar emas ilmiah – yaitu, uji acak terkontrol – masih belum dipakai untuk menguji pilihan-pilihan tersebut.
Apa itu pelatihan penciuman?

Pelatihan penciuman adalah terapi yang telah dilakukan oleh banyak ahli di bidang gangguan penciuman (olfaktolog).

Pelatihan ini memiliki kelebihan tidak menyebabkan efek berbahaya bagi mereka yang melakukannya. Pelatihan ini juga merupakan penanganan yang tidak memerlukan resep obat, murah dan bisa dilakukan dengan mudah di rumah.

Beberapa studi yang dilakukan pada satu dekade terakhir menunjukkan bahwa paparan berulang dalam jangka pendek terhadap bau-bau dapat membantu mereka yang telah kehilangan indra penciuman mereka.

Mereka yang telah kehilangan indra penciuman mereka karena virus – seperti flu biasa – khususnya telah merasakan manfaat pengobatan ini.

Namun, kami masih belum tahu apakah pelatihan penciuman juga bisa mengatasi kehilangan penciuman karena Covid-19; secara umum seharusnya manfaat yang dirasakan tidak berbeda.

Cara tradisional untuk pelatihan penciuman menggunakan empat bau: cengkeh, mawar, lemon, dan kayu putih.

Namun, terdapat banyak barang-barang berbeda di rumah yang bisa menyediakan cakupan beberapa bau - sehingga orang-orang bisa memilih bau yang menurut mereka menyenangkan atau memiliki kedekatan bagi mereka.

Kulit lemon dan jeruk, pala, cengkeh, mint, kayu putih, kopi bubuk, kelapa, dan vanila adalah barang-barang umum yang dapat digunakan. Panduan yang baik untuk teknik ini bisa ditemukan dalam situs amal Fifth Sense.

Pelatihan penciuman merangsang pergantian sel saraf khusus dan membantu memulihkan indera penciuman. Beberapa penelitian menemukan bahwa perubahan pada bagian otak penciuman bisa juga terjadi.

Halaman
123
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved