Breaking News:

Narkoba Kalsel

Narkoba Kalsel, Kejati Ajukan Kasasi Kasus Kurir Sabu 208 Kg

Meski vonis mati yang dijatuhkan terhadap terdakwa kurir sabu 208 kg, Dimas Aprilianto Teja Eka Satria alias Dimas (25) dianulir menjadi penjara seumu

Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Achmad Maudhody
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Rudi Prabowo Aji 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Meski vonis mati yang dijatuhkan terhadap terdakwa kurir sabu 208 kg, Dimas Aprilianto Teja Eka Satria alias Dimas (25) dianulir menjadi penjara seumur hidup dalam sidang banding di Pengadilan Tinggi Banjarmasin, namun Dimas belum bisa menarik nafas panjang.

Pasalnya, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan akan menempuh jalur kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi Banjarmasin tersebut.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Rudi Prabowo Aji, S.H., M.H.

"Kami sudah mendapat persetujuan Kejaksaan Agung untuk melakukan kasasi," kata Rudi, Minggu (7/2/2021).

Palangkaraya Kalteng Kini Miliki Akademi Futsal, Ini Lokasinya

Rudi mengatakan, sikap resmi dari Kejati Kalsel atas putusan tersebut sudah pula disampaikan ke pihak terkait.

"Sudah disampaikan, yang jelas kami ambil sikap untuk kasasi. Meskipun itu tidak termasuk di ranah pasal 284 KUHAP, tapi kita kasasi," tegas Rudi.

Artinya, keputusan final atas nasib Dimas nantinya akan bergantung pada hasil sidang kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Banjarmasin yang dalam sidang banding kasus tersebut diketuai Suhartanto, S.H, M.H mengabulkan permohonan banding oleh terdakwa melalui penasihat hukumnya dan menjatuhkan vonis penjara seumur hidup.

Vonis hukuman penjara seumur hidup terhadap Dimas tertuang dalam dokumen putusan bernomor 205/PID.SUS /2020/PT BJM dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Banjarmasin, Kamis (14/1/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved