Berita HST

Warga Korban Banjir Barabai Kalsel Mulai Diserang Gatal

Dampak kesehatan pasca banjir bandang mulai di rasakan warga Barabai. Warga terserang penyakit kulit, dan merasakan gatal-gatal di badan, pinggang dan

Penulis: Hanani | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/hanani
Proses evakuasi warga, saat banjir bandang menerjang kota Barabai, 14 Januari 2021 lalu. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BARABAI- Dampak kesehatan pasca banjir bandang mulai di rasakan warga Barabai. Warga terserang penyakit kulit, dan merasakan gatal-gatal di badan, pinggang dan kaki. Menurut warga, gejala tersebut sudah dirasakah sejak mulai melakukan bersih-bersih rumah, atau sekitar lima hari sejak air surut.

“Gatal-gatalnya menimbulkan ruam merah, jika digaruk keluar air dan gatalnya itu menyebar ke seluruh badan,”ungkap Juni, warga Jalan SMP Kompleks Kodim, kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (6/2/2021). Selain di badan, penyakit gatal juga menyerang bagian pinggang dan kaki. ‘Teman saya yang tinggal di Munti Raya, kakinya balancat ,”kata Juni.

Pasca Banjir, Mebel Berbahan Plastik Paling Diburu Warga Barabai HST Kalsel

Gatal-gatal juga dialami warga Desa Rasau Kecamatan Barabai. Warga Rasau Mama Ridhan mengaku mengalami gatal yang jika digaruk meninggalkan bekas luka. Warga pun mengaku melakukan pengobatan sendiri dengan membeli obat di apotek dan toko-toko obat. “Sebelumnya memang ada pengobatan gratis di Posko Induk Stadion Mandingin. Tapi di rumah sampai sekarang masih sibuk bersih-bersih,”katanya.

Juni, penderita gatal lainnya juga mengaku tak sempat datang ke Posko di Mandingin, karena fokus memulihkan kondisi rumah agar kembali bisa layak huni. “Obatnya beli sendiri, baik obat minum maupun salep,”katanya. Selama dua pekan pascabanjir, hingga kini aktivitas bersih-besih rumah dan memulihkan tempat tinggal keluarga terus dilakukan warga Barabai. (Tribunkalteng.com/hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved