Breaking News:

Update Banjir Kalsel

Pasca Banjir, Mebel Berbahan Plastik Paling Diburu Warga Barabai HST Kalsel

Pasca banjir bandang telah memporak porandakan Kota Barabai dan Kecamatan Hantakan.

Penulis: Hanani | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/hanani
Lemari plastik anti banjir, yang kini laris manis di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pasca banjir bandang. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM BARABAI- Pasca banjir bandang telah memporak porandakan Kota Barabai dan Kecamatan Hantakan.

Bahkan merusak rumah dan perabotannya. Hampir semua warga di Barabai dan Hantakan tak sempat menyelamatkan harta benda, termasuk perabot rumah tangga. Selain barang elektronik yang rusak akibat terendam, banjir juga merusak mebel, seperti meja, kursi, lemari dan ranjang yang berbahan serbuk papan, sejenis olympic.

Giliran Halaman Kantor Permukiman TNI AL Banjarmasin Dibongkar Satgas Normalisasi Sungai

Karena kerusakan mebel jenis itu pula kota Barabai menghasilkan sampah kayu, yang tak sedikit, selain sampah plastik. Trauma dengan banjir yang merusak perabotan rumah tersebut, warga pun kini memburu perabotan berbahan plastik, seperti lemari dan ranjang di toko-toko mebel. Selain plastik, jenis mebel diburu lainnya adalah lemari aluminium kaca. Sedangkan untuk ranjang, warga pilih yang berbahan besi.

“Rasanya tidak berani lagi membeli lemari dan ranjang dan perabotan lainnya sejenis papan kayu olimpic. Sebab, tak tahan air, semua perabotan kami berbahan itu rusak tak bisa dipakai lagi,”kata Hj Arida, warga Jalan PH M Noor Barabai. DIapun menyebut, terpaksa membuang perabotan berbahan tersebut, karena kondisnya menjadi mengembang dan langsung lapuk.

“Sekarang cari berabotan yang tahan air, karena Barabai rawan banjir,”katanya. Selain lemari plastik, aluminium dan besi, untuk alas tikar wargapun kini memburu karpet plastik. Sejumlah toko-toko mebel yang menjual kebutuhan perabotan rumah pun diserbu warga.

Salah sataunya, toko elektronik Rayhan di kawasan Jalan PH M Noor, yang juga menjual lemari plastik. “Sekitar dua minggu pasca banjir, penjualan lemari plastik meningkat. Sekarang stok tinggal beberapa unit,”kata seller di toko tersebut. Meningkatnya penjualan perabot berbahan plastik juga diakui toko Mebel Central Borneo di kawasan Jalan HM Syarkawi Barabai.

“Banyak korban banjir yang membeli lemari plastik, dan hari ini pasokan barang kami tambah dengan varian-varian baru lemari plastik,”kata penjual di toko tersebut. Sementara, pemilik Toko Mebel lainnya, di Jalan PH M Noor, H Mukhran mengakui, semua barang dagangannya berupa mebel berbahan sejenis olympic yang terendam banjir, rusak dan tak bisa dijual lagi. Diapun memutuskan tak lagi menjual perabotan berbahan tersebut. “Mungkin mebel sejenis itu tak lagi lagi di Barabai,”katanya. (Tribunkalteng.com/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved