Berita Banjarmasin

Giliran Halaman Kantor Permukiman TNI AL Banjarmasin Dibongkar Satgas Normalisasi Sungai

Satgas Normalisasi Sungai kembali melakukan aksinya melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang dianggap menghambat aliran sungai, Sabtu (6/2/2020).

Penulis: Frans | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Frans Rumbon
Proses pembongkaran halaman Kantor Kimal Banjarmasin di Jalan A Yani. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Satgas Normalisasi Sungai kembali melakukan aksinya melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang dianggap menghambat aliran sungai, Sabtu (6/2/2020).

Seperti diketahui, Satgas Normalisasi Sungai sudah bekerja sejak beberapa pekan terakhir untuk mengatasi permasalahan banjir di Banjarmasin.

Bahkan Satgas Normalisasi Sungai sudah banyak melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang dianggap menghambat aliran sungai khususnya di kawasan Jalan A Yani maupun Jalan Veteran.

Dan hari ini giliran halaman dan pagar dari kantor Permukiman TNI AL (Kimal) Banjarmasin yang berada di samping Mako Lanal Banjarmasin yang dilakukan pembongkaran.

Bukan tanpa alasan halaman kantor Kimal Banjarmasin  ini dibongkar, melainkan karena memang terlihat membuat aliran sungai menjadi menyempit.

Ditikam Mantan Suami, RS Meregang Nyawa Saat Dibawa Menuju Rumah Sakit

Setidaknya ada sekitar dua meter lebar halaman kantor Kimal Banjarmasin yang dibongkar, dengan panjang lebih dari 10 meter yang berupa halaman serta pagar.

Dan untuk membongkarnya sekaligus mengeruk halaman kantor Kimal Banjarmasin tersebut, Satgas Normalisasi Sungai pun menggunakan alat berat berupa eksavator.

Ketua Satgas Normalisasi Sungai, Doyo Pudjadi mengatakan pembongkaran tersebut menindaklanjuti program normalisasi sungai.

"Dan tempat ini dibongkar karen untuk melancarkan aliran sungainya sekaligus untuk mengembalikan fungsi sebagai sungai. Sebelumnya kita sudah melakukan pembongkaran juga di beberapa titik yang menghambat aliran sungai. Dan di tempat-tempat lainnya pun juga akan kita bongkar apabila menghambat aliran sungai," katanya.

Doyo pun menyampaikan apresiasi kepada pihak Kimal Banjarmasin yang bersedia bagian halamannya dibongkar tersebut.

"Tentu ini untuk mengedukasi masyarakat juga bahwa Kimal Banjarmasin pun bersedia bagian halamannya dibongkar untuk normalisasi sungai," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kimal Banjarmasin Kapten Laut (P) A Ilham menjelaskan bahwa aliran sungai menyempit dikarenakan adanya pengerjaan jalan hingga fly over di Jalan A Yani tepatnya di depan kantor Kimal Banjarmasin.

"Akhirnya halaman dan pagar kantor Kimal Banjarmasin terlihat menonjol ke bagian sungai. Sungainya bukan lewat situ, karena ada flayover dan diubah. Akhirnya diluruskan aliran sungainya," katanya.

Meskipun demikian, A Ilham menyambut positif adanya kegiatan normalisasi sungai yang juga disertai pembongkaran tersebut.

"Kami sangat mendukung program normalisasi yang dilakukan oleh Pemko Banjarmasin ini, apalagi ini untuk kemaslahatan orang banyak. Yang terpenting sudah dikoordinasikan dengan baik, dan nanti akan dirapikan kembali," pungkasnya.(Tribunkalteng.com/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved