Breaking News:

Wabah Corona Kalsel

Dua Pemuda Terjaring Operasi Yustisi Polsek Banjarbaru Timur

Dua pemuda terjaring Jajaran Polsek Banjarbaru Timur dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang meliputi Operasi Yustisi dan Jaran Intan 2021

Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Siti Bulkis
Dua pemuda terjaring Operasi Yustisi dan Jaran Intan 2021 Jajaran Polsek Banjarbaru Timur. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU - Dua pemuda terjaring Jajaran Polsek Banjarbaru Timur dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang meliputi Operasi Yustisi dan Jaran Intan 2021 terkait Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Simpang 3 Codo, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (5/2/2021) malam.

Giat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjarbaru Timur, IPTU Khamdari, SE tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menekan tingkat kejahatan dan sekaligus untuk melakukan pengamanan serta sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19 di wilayah hukum Polsek Banjarbaru Timur.

Diketahui, Jajaran Polsek Banjarbaru Timur dalam kegiatan ini menyasar pelaku tindak kejahatan pencurian bermotor, pelaku usaha serta Masyarakat terhadap Protokol Kesehatan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM).

Yang mana akhirnya membuat kedua pemuda yang diketahui MH(25) dan A (23), warga Kampung Baru, Cempaka, Kalimantan Selatan terjaring kedapatan membawa minum-minuman keras jenis tuak.

Kapolsek Banjarbaru Timur, IPTU Khamdari, SE menyatakan, setelah dilakukan giat Stasioner seperti pengecekan surat-surat kendaraan bermotor serta badan ditemukanlah minuman tersebut.

"Keduanya membawa minuman keras jenis tuak yang di simpan di bawah jok Motor Honda Scoopy Hitam," ungkap Khamdari, Sabtu (6/2/2021).

Lebih lanjut, dirinya mengatakan jumlah minuman keras tersebut mencapai tujuh liter. Keduanya pun mendapatkan pembinaan, orangtuanya dipanggil dan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

"Sementara untuk penjual masih dilakukan penyelidikan," Lanjutnya.

Dalam giat yang juga menyasar para pemilik usaha di Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Khamdari kembali mengingatkan dan menghimbau kepada pemilik usaha, pengunjung serta masyarakat untuk selalu mematuhi dan menerapkan protokol protokol kesehatan. Dan tak lupa dirinya juga meminta kepada semuanya untuk memberhentikan kegiatannya pukul 22.00 wita guna memutus mata rantai penyebaran protokol kesehatan.
(Tribunkalteng.com/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved