Breaking News:

Berita Ekonomi

Bank BRI Mulai Salurkan KPR Subsidi FLPP Perdana Tahun Ini

Penyaluran perdana anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan ( FLPP) dilakukan pertama kali oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau

Editor: edi_nugroho
Kompas.com
Ilustrasi rumah.(Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).) 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Penyaluran perdana anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan ( FLPP) dilakukan pertama kali oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI pada Kamis (4/2/2021).

Bank BRI menyalurkan anggaran FLPP sebesar Rp 4,6 miliar untuk 42 unit rumah.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arief Sabaruddin mengatakan hal itu dalam siaran pers, Sabtu (6/2/2021).

Warga Korban Banjir Barabai Kalsel Mulai Diserang Gatal

"Sehingga, total realisasi penyaluran FLPP dari Tahun 2010 hingga 4 Februari 2021 telah mencapai 764.897 unit rumah atau setara dengan Rp 55,6 triliun," ucap Arief.

Perlu diketahui, Pemerintah mengalokasikan dana FLPP sebesar Rp 19,1 triliun pada Tahun 2021.

Rincinnya, Rp 16,66 triliun dari Daftar Isian Paket Anggaran (DIPA) dan Rp 2,44 triliun dari pengembalian pokok untuk 157.500 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah ( MBR).

Baca juga: Harga Rumah Subsidi Tak Naik, Realisasi FLPP Bisa Tembus 170.000 Unit

Tahun 2021, PPDPP telah melaksanakan PKS dengan 38 bank penyalur FLPP yang terdiri dari 9 bank nasional dan 29 bank pembangunan daerah (BPD), baik konvensional maupun syariah.

Namun, dengan adanya kebijakan Pemerintah terhadap penggabungan Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah per 1 Februari 2021 menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI), maka dipastikan bank penyalur FLPP akan menjadi 37 bank pelaksana.

Adapun 36 bank penyalur FLPP di antaranya, Bank BRI, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau Mandiri.

Kemudian, Bank BRI Agro, Bank Artha Graha Internasional, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau BPD BJB, PT BPD Sumselbabel, BPD Sumselbabel Syariah, BPD Nusa Tenggara Barat Syariah atau BPD NTB Syariah.

Selanjutnya, PT BPD Jatim, BPD Jatim Syariah, PT BPD Sumatera Utara atau BPD Sumut, BPD Sumut Syariah, PT BPD Nusa Tenggara Timur atau BPD NTT, dan PT BPD Kalimantan Barat atau BPD Kalbar, dan BPD Kalbar Syariah.

Lalu, PT BPD Nagari, BPD Nagari Syariah, PT BPD Aceh Syariah atau BPD Aceh Syariah, BPD Riau Kepri, BPD Riau Kepri Syariah, BPD Daerah Istimewa Yogyarakarta (DIY) atau BPD DIY, BPD Jambi, serta BPD Jambi Syariah.

Sementara itu, BPD Sulselbar, Bank Sulselbar Syariah, BPD Papua, BPD Jateng, Bank Jateng Syariah, BPD Sulteng, BPD Kaltara, serta BPD Kalteng. (Kompas.com).

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved