Vaksinasi Covid 19

Vaksinasi Covid-19 untuk Penderita Kanker Perlu Pengawasan Ketat, Ini Alasannya

Di masa pandemi covid-19 penyandang kanker menjadi kelompok rentan terinfeksi virus corona. Namun untuk vaksinasi covid-19 perlu diawasi ketat

Editor: Anjar
Tribunkalteng,com/isti rohayanti
Petugas Vaksinator di Kabupaten Balangan menyuntikan vaksin kepada Kajari Balangan, Khaidir pada saat pencanangan vaksinasi Covid- 19 di Balangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Guna mengendalikan covid-19, pemerintah menempuh cara vaksinasi massal. Ada beberapa kriteria warga yang menjadi prioritas vaksinasi, namun ada juga yang tidak masuk target vaksinasi.

Namun, di masa pandemi covid-19 penyandang kanker menjadi kelompok rentan terinfeksi virus corona.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, sebanyak 1,8 % kasus konfirmasi positif memiliki penyakit penyerta kanker, dan sebanyak 0,5% pasien Covid-19 meninggal dengan penyakit penyerta kanker.

Samsung Buka Preorder Galaxy S21 di Indonesia Hari Ini, Ditawarkan Mulai Rp 13 Juta

Andhika Pratama Minta Maaf Pernah Zoom In Foto Millen Cyrus Gegara Penasaran Jenis Kelamin

Ketua Perhimpunan Hematologi Onkologi Medik Ilmu Penyakit Dalam Indonesia (PERHOMPEDIN), Dr. dr. Tubagus Djumhana Atmakusuma, SpPD, K-HOM menyebut, kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh peradangan.

Apabila terkena Covid-19 penderita berisiko tinggi menyebabkan kematian tinggi.

Oleh karenanya, penderita kanker juga membutuhkan vaksin Covid-19 untuk membentuk kekebalan tubuh.

Suasana vaksinasi covid-19 di RSUD Hadji Boejasin, Rabu kemarin. Hari ini sebagian besar puskesmas di Tala melakukan hal serupa.
Suasana vaksinasi covid-19 di RSUD Hadji Boejasin, Rabu kemarin. Hari ini sebagian besar puskesmas di Tala melakukan hal serupa. (FOTO DISKOMINFO TALA)

Namun, pemberian vaksin tidak boleh sembarangan, harus di bawah pengawasan medis.

“Pasien kanker dapat menerima vaksin Covid-19, namun tetap dibawah supervisi medis,” katanya dalam kegiatan virtual Kementerian Kesehatan bertajuk World Cancer Day 2021 Vaksin Covid-19, Kamis (4/2/2021).

Ia melanjutkan, tidak semua pasien kanker bisa mendapatkan vaksinasi. Pasien harus melalui serangkain pemeriksaan kesehatan dan melihat riwayat kontrol medisnya.

“Ada yang bisa menerima dan ada yang tidak bisa menerima, tapi vaksinnya harus vaksin yang tidak membahayakan pasiennya,” tuturnya.

dr. Jumhana menyebut ada beberapa kriteria pasien kanker yang diperbolehkan menerima vaksin.

Pertama, pasien yang telah mendapatkan remisi diantaranya tumor ladat pasca pembedahan yang remisi kumplit serta pasien kanker yang mendapatkan kemoterapi lebgkag dinyatakan remisi komplit.

Selain itu, vaksin juga layak diberikan kepada pasien kanker dengan status imun baik dilihat dari gejala sistemiknya, kadar leukosit normal, pasien kanker yang telah menyelesaikan 6 bulan kemoterapi sistemik aktif.

Terkait dengan jenis vaksin, menurut dr. Jumhana semua vaksin dianjurkan untuk diberikan kepada penyandang kanker, kecuali vaksin hidup (live attenuated dan replication-competent viral vector vaccine).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved