Breaking News:

Update Banjir Kalsel

VIDEO Handilnegara Tala Kalsel Tetap Berkubang Air, Masjid Juga Masih Terendam

Meski telah berlangsung cukup lama, lebih sebulan lalu, namun hingga sekarang banjir masih terus menyelubungi Desa Handilnegara, Kecamatan Kurau, Kabu

Tribunkalteng.com/idda royani
Warga Handilnegara melintasi jalan poros desa setempat yang hingga kini masih kebanjiran cukip dalam. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PELAHARI - Meski telah berlangsung cukup lama, lebih sebulan lalu, namun hingga sekarang banjir masih terus menyelubungi Desa Handilnegara, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kondisi serupa juga terjadi beberapa desa lainnya di wilayah Kecamatan Kurau dan Bumimakmur. Contohnya di Desa Kalibesar dan Kurau di Kecamatan Kurau.

Genangan banjir di dua wilayah kecamatan bertetangga tersebut lamban turun antara lain karena air laut sedang pasang besar, sementara itu hujan masih mengguyur meski intensitasnya rendah. Dangkalnya sungai juga turut mempeburuk keadaan tersebut.

Februari 2021, Presiden Jokowi Dijadwalkan Akan Panen Padi di Lokasi Food Etate Kalteng

"Masih turun naik genangan banjirnya di kampung saya. Paling turun dua jari, pas hujan naik lagi," sebut Kepala Desa Hamdilnegara Sufian Sauri, Rabu (3/2/2021).

Ia mengatakan jalan desa juga masih tenggelam meski secara umum ketinggian genangan menyusut. Di lingkungan permukiman, ketinggian genangan di jalan masih ada yang selutut orang dewasa.

"Paling dalam di jalan sebelum masjid di lingkungan RT 3, di situ masih selutut genangannya," paparnya.

Dikatakannya jika cuaca membaik (cerah) diperlukan waktu sekitar seminggu untuk menyurutkem air bah yang menyelubungi Handilnegara. Namun karena beberapa hari terakhir hujan mulai kembali kerap turun, genangan menjadi lamban susut.

Masjid Nurul Hidayat setempat hingga sekarang juga masih calap atau kebanjiran. Ketinggian genangan di atas lantai masjid masih sekitar belasan sentimeter.

Apar-apar atau panggung sederhana setinggi sekitar satu meter juga masih terpajang di dalam masjid. Apar-apar itu menjadi tempat darurat untuk salat.

Bahrudin, warga Handilnegara mengatakan banjir kali ini benar-benar eksterem. Genangan di dalam rumahnya masih sekitat selutut.

Semua perabot rumah ia naikkan ri atas apar-apar. Namun sebagian juga basah seperti kasur karena apar-aparny rendah, sedangkan di bagian atas banyak juga perabotan yang diletakkan. (Tribunkalteng.com/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved