Breaking News:

Berita Pangkalan Bun

Polres Kobar Tangkap Warga Arut Selatan Diduga Ingin Melakukan Pemerkosaan

Seorang pria warga Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kotawaringin Barat dengan inisial HN (19) ditangkap petugas Kepolisian Polres Kotawaringin Barat (Ki

Penulis: Fathurahman | Editor: edi_nugroho
Foto Polres Kobar
Barang bukti percobaan pemerkosaan yang diamankan penyidik Polres Kobar. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM PANGKALANBUN - Seorang pria warga Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kotawaringin Barat dengan inisial HN (19) ditangkap petugas Kepolisian Polres Kotawaringin Barat (Kibar) lantaran diduga berusaha melakukan percobaan memperkosaan anak perempuan di bawah umur.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Kobar, hingga, Selasa (2/2/2021) masih melakukan pemeriksaan terhadap HN terkait tindakanya yang melanggar hukum tersebut dan meresahkan warga Pangkalanbun dan sekitarnya tersebut.

Pelaku percobaan pemerkosaan HN (19) adalah warga Kelurahan Kotwaringin Hilir, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat , Kalimantan Tengah (Kalteng). Informasi terhimpun, saat itu pelaku dalam keadaan mabuk setelah minum-minuman keras.

Kapolda Kalteng Minta Polres dan Polsek Secara Masif Sosialisasi Protokol Kesehatan

Entah kenapa diduga birahinya setelah melihat ada anak wanita di bawah umum, yang bertemu dengannya saat berada di jalan sehingga dengan modus mengajak korban membantu menangkap ayam dia berusaha melakukan tindakan asusila tersebut.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah melalui Kasatreskrim AKP Rendra Adithia Dhani , mengungkapkan, pelaku berusaha melakukan pemerkosaan ketika masih dalam pengaruh minuman berlakohol.

Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap korban keterangan korban, awalnya korban wanita berumur 12 tahun ini, berjalan kaki bersama temannya yang juga wanita berumur 11 tahun di Kelurahan Kotawaringin Hilir dalam perjalanan bertemu pelaku mendatangi dan mengajak korban agar membantu menangkap ayam disebuah kandang tidak jauh dari tempat pertemuan mereka.

Sampai dilokasi kejadian bukannya menangkap ayam pelaku malah memaksa korban melakukan perbuatan tak sesnonoh."Dia berusaha menarik bahu korban hingga terjatuh ke tanah, kemudian menutup mulut korban dengan tangannya agar tidak bisa berteriak, saat itu pelaku juga menarik celana korban hingga robek," ujar Kasat.

Kasatreskrim mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah baju kaos warna biru, satu buah celana panjang warna hitam dan satu buah celana pendek warna merah muda yang sudah robek."Saat ini pelaku sudah diamankan untuk menjalani proses hukum," ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved