Breaking News:

Berita Palangkaraya

Langgar Jam Operasional, Pengelola dan Pengunjung THM di Palangkaraya Kena Sanksi Bayar Denda

Satgas penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya hingga Sabtu (30/1/2021) malam terus melakukan pengawasan Protokol Kesehatan (Prokes) disejumlah tempat h

Tribunkalteng,com/ faturahman
Petugas saat melakukan pengawasan Protokol Kesehatan di sejumlah THM di Palangkaraya. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Satgas penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya hingga Sabtu (30/1/2021) malam terus melakukan pengawasan Protokol Kesehatan (Prokes) disejumlah tempat hiburan malam untuk memutus penyebaran Covid-19 di Ibu Kota Kalimantan Tengah ini.

Meskipun sering dilakukan pengawasan bahkan teguran sejumlah tempat hiburan malam ternyata masih saja tidak mentaati Prorokol Kesehatan sehingga dikenakan sanksi denda oleh petugas untuk pengelola juga pengunjung yang tidak taat protokol kesehatan.

Penertiban Protokol Kesehatan secara rutin dilakukan petugas Tim Gabungan Unit Reaksi Cepat (URC) Divisi Patroli Pengawasan Protokol Kesehatan dan Penindakan Terhadap Pelanggaran Peraturan Walikota Palangka Raya Nomor 26 Tahun 2020 menindak pengelola sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM).

Geger Warga Cahaya Baru Batola KaIsel Tewas Kesetrum

Kabag Ops Polresta Palangkaraya, Kompol Hemat Siburian, yang juga adalah Koordinator Lapangan tim tersebut, menjelaskan, pihaknya melakukan penindakan terhadap pengunjung dan pengelola THM karena melanggar ketentuan jam operasional sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran (SE) Walikota Palangkaraya terkait pembatasan kegiatan masyarakat."Mereka dikenakan sanksi denda," ujarnya.

Sementara itu, Perwira Pengendali Polresta Palangkaraya, Ipda Nurmanto mengungkapkan, ada beberapa THM yang diberikan sanksi karena melanggar ketentuan jam pembatasan operasional malam hari.
Pengelola diberikan tindakan berupa teguran tertulis dan denda administratif sebesar 5 juta rupiah, selain itu sejumlah pengunjung yang berada dilokasi juga diberikan sanksi berupa denda administratif masing-masing sebesar 100 ribu rupiah karena melanggar Prokes dengan tidak memakai masker saat berada di lokasi.

“Kami terus mengimbau dan mengingatkan kepada pengelola tempat usaha maupun pengunjung agar senantiasa mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah guna menekan angka penyebaran Covid-19, mengingat pandemi masih berlangsung hingga saat ini,” tandasnya.

Informasi terhimpun, kerap terjadi sebagian pengelola THM maupun restoran dan rumah makan di Palangkaraya main kucing-kucingan, karena usai petugas melakukan razia ada saja setelah itu warung makan atau cafe yang buka, hingga tengah malam hari, padahal batas buka maksimal pukul 21.00 Wib sesuai ketentuan Peraturan Wali Kota Palangkaraya. (Tribunkalteng.com/ faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved