Breaking News:

Berita Kalsel

Jalan Alternatif Rusak, Ramli Empat Hari Terjebak di Gunung Mas Banjar Hingga Tidur di Kabin Truk

Jalan alternatif yang disarankan Pemerintah Kabupaten Banjar untuk angkutan barang kondisinya rusak. Banyak, truk yang terjebak di jalur ini

banjamasinpost.co.id/Mukhtar wahid
Akses Jalan alternatif bagi angkutan barang dan jasa yang melintas di Kabupaten Banjar mengalami kerusakan karwna bobot jalannya hanya 3,5 ton 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Jalan alternatif yang disarankan Pemerintah Kabupaten Banjar untuk angkutan barang  kondisinya mengalami kerusakan parah.

Tidak sedikit sopir truk yang terjebak berhari-hari di jalur yang berada di kawasan kawasan  Gunung Mas, Desa Banua Anyar Danau Salak, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar

Kisah penderitaan para sopir ekspedisi itu viral di media sosial jejaring twitter dan instagram Warga Banua.  

Ramli, pengemudi mobil angkutan ekspidisi mnegaku terjebak kemacetan di kawasan  Gunung Mas, Desa Banua Anyar Danau Salak, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (31/1/2021).

Normalisasi Jalan Nasional, Denzipur 8/GM dan PJN 1 Kalsel Buat Dua Jembatan

Banjir Rusak Enam Jalan, Empat Sanitasi dan Satu Jembatan di Banjarbaru Kalsel

Angkut Logistik Bantuan Korban Banjir Kalsel, KRI Teluk Hading-538 Tiba di Trisakti Banjarmasin

"Saya sudah empat hari empat malam tepajal (terjebak,red) di Jalan Alternatif dari Tabalong menuju Kota Banjarmasin," kata

Warga Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalsel berharap Pemerintah segera merampungkan pekerjaan jembatan darurat agar dapat dilintasi angkutan barang dan perekonomian tak terganggu.

Pantauan reporter Banjarmasin Post, antrean mobil angkutan ekspidisi dari Hulu Sungai maupun dari Kota Banjarmasin berkumpul di bundaran Kebun Danau Salak PTPN Desa Bawahan Selan, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar.

Eko Purwanto, Kepala Lingkungan atau Ketua RW 01 Desa Tanah Habang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, berharap jalan nasional segera rampung.

Itu agar arus transportasi angkutan barang atau roda enam menjadi lancar.

Jumlah Warga Mengungsi Akibat Banjir di Banjarmasin Kalsel Terus Menurun

Selain itu, selama ini akses jalan alternatif yang saat ini dilintasi kendaraan roda enam mengalami kerusakan.

"Bobot jalannya hanya 3,5 ton. sementara mobil angkutan ini melebihi kapasita tonase jalan setempat," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved