Update Banjir Kalsel

Ribuan Korban Banjir di Batola Kalsel Ngungsi ke 14 Kecamatan

Menurut data terbaru yang dirilis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Barito Kuala

Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Muhammad Tabri
Warga Terantang, Kecamatan Rantau Badauh yang turut diungsikan akibat banjir di Batola 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, MARABAHAN - Menurut data terbaru yang dirilis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Barito Kuala, tercatat 9.147 jiwa korban banjir yang mengungsi di 14 Kecamatan. Senin, (25/01/2021) malam.

Dengan rincian di Kecamatan Mandastana 2.308 jiwa, Rantau Badauh 1538 jiwa, Jejangkit 1.245 jiwa, Belawang 748 jiwa, Anjir Muara 653 jiwa, Alalak berjumlah 625 jiwa, cerbon 366 jiwa, Anjir Pasar 338 jiwa, Bakumpai 327 jiwa, Marabahan320 jiwa, Barambai 213 jiwa, Tabunganen 139 jiwa, Tamban 190 jiwa, dan Wanaraya 137 jiwa.

Baca juga: Marc Marquez Diprediksi Masih Belum Bisa Turun di MotoGP 2021

Diungkapkan Sumarno, Kepala BPDB Batola, untuk pendataan pengungsi masih terus dilakukan. Karena sejumlah korban terdampak banjir ada yang mengungsi ke tempat keluarganya.

"kemungkinan besar jumlah pengungsi setiap hari masih bertambah, sesuai dengan laporan camat setempat," Ujarnya.

Meski pengungsi di sejumlah posko dan pengungsian terus bertambah, ia pastikan kesediaan logistik di Posko Induk Mandastana masih terpenuhi.

Adapun perkembangan tinggi air yang ia laporkan, telah mengalami penurunan 2 hingga 5 sentimeter di kawasan yang lebih tinggi. Namun masih mengggenangi sejumlah kawasan yang terdampak banjir di Batola. (Tribunkalteng.com/Muhammad Tabri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved