Breaking News:

Update Banjir Kalsel

Banjir Rusak Enam Jalan, Empat Sanitasi dan Satu Jembatan di Banjarbaru Kalsel

Selain menggerus 12 Siring, banjir yang terjadi disejumlah daerah di Banjarbaru juga merusak beberapa jalan baik jalan kota maupun jalan lingkungan.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/khairil rahim
Jalan rusak di Banjarbaru akibat gerusan banjir. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU- Selain menggerus 12 Siring, banjir yang terjadi disejumlah daerah di Banjarbaru juga merusak beberapa jalan baik jalan kota maupun jalan lingkungan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru Eka Yuliesda mengatakan sebanyak 15 ruas jalan lingkungan dan enam ruas jalan mengalami kerusakan serta satu jembatan yang putus.

"Ada 6 lokasi jalan masih terus kami update ini karena ada beberapa lokasi kemaren masih terendam," kata Eka Minggu (24/1/2020) siang.

Baca juga: Kantor Imigrasi Batulicin Berikan Layanan di Hari Sabtu

Jalan yang rusak dianyaranya Jalan Babusalam, Jalan Kaluku, Jalan Guntung Paring, Jalan Caraka dan Sukamaju km 19 Banjarbaru.

Lalu berapa kisaran biaya perbaikan jalan dan jembatan yang rusak, Eka mengaku saat ini pihaknya masih diperiksa. Namun berdasarkan estimasi sementara Untuk jalan kurang lebih Rp 1,5 miliar sedang jembatan kurang lebih Rp 400 jutaan.

Eka menambahkan untuk jalan yang rusak segera akan perbaiki dan untuk hal yang tidak mengganggu mobilisasi orang artinya orang bisa masih beraktifitas lewat dan tidak membahayakan menunggu cuaca lebih kering lagi.

Selain itu dibidang Cipta Karya ada empat buah sanitasi yang rusak berat akibat diterjang banjir.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Banjarbaru, Abdussamad menjelaskan
keempat sanitasi yang rusak berada di daerah Cemlaka, Sungai tiung dan dua sanitasi di Kemuning.

"Ketiga wilayah ini memang banjirnya cukup parah," kata dia.

Sanitasi yang rusak kata Abdussamad barangnya tidak rusak namun posisi saja yang terangkat karena tinggi dari air

"Kan belum terisi berat memang namun terangkat kita akan suruh perbaiki dengan menyambung kan," tambah dia.

Untuk biaya perbaikan kata Abdussamad pihaknya belum menghitung secara detail.

"Namun diperkirakan mencapai ratusan juta," pungkas dia. (Tribunkalteng.com/khairil rahim).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved