Breaking News:

Berita Banjarmasin

Sopir Truk Demo, Kemacetan Terjadi di Jalan Brigjen Hasan Basri Banjarmasin Kalsel

Kemacetan terjadi di jalan Brigjend Hasan Basri, Sabtu (23/1/2021) siang di mana sejumlah orang berkerumun di depan Halte Bus Universitas Lambung Mang

Tribunkalteng.com/Noor Masrida
Kemacetan terjadi di jalan Brigjend Hasan Basri, Sabtu (23/1/2021) siang di mana sejumlah orang berkerumun di depan Halte Bus Universitas Lambung Mangkurat (ULM). 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN- Kemacetan terjadi di jalan Brigjend Hasan Basri, Sabtu (23/1/2021) siang di mana sejumlah orang berkerumun di depan Halte Bus Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Peristiwa ini terjadi lantaran para supir truk melakukan demo karena tak bisa melewati jalur lingkar kilometer 17 karena kondisinya rusak parah akibat banjir.

Aksi ini juga diiringi dengan penutupan ruas jalan dari dalam kota Banjarmasin menuju Handil Bakti yang otomatis membuat kendaraan roda dua dan empat lainnya menumpuk mulai memasuki jalan Brigjen Hasan Basri tepatnya di depan kampus STIE Banjarmasin.

Baca juga: Sopir Truk Demo, Minta Jembatan Kayu Tangi Ujung Banjarmasin Kalsel Dibuka

Para supir mengaku telah berhari-hari tidak dapat melintas dan menuntut pemerintah membuka akses jembatan Kayu Tangi Ujung lama guna mereka lalui.

Feri penyebarangan yang ada di Alalak pun menurut mereka belakangan mulai memberatkan kantong mereka.

“Awalnya kami nyeberang naik feri penyeberangan. Namun harganya belakangan naik. Kalau dihitung-hitung uang saku kami habis di jalan,” ucap salah satu Sopir, Ariffin.

Mereka mengaku akan tetap menutup jalan Kayu Tangi bagi pengguna roda selama keinginan mereka tidak dikabulkan.

“Kami rata-rata sudah disini sejak 3 hingga 5 lalu. Bahkan untuk makan disini kami ngutang sama teman. Kami akan tetap bertahan disini hingga dikabulkan, kami minta kebijaksanaan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu terlihat antrian truk angkutan sepanjang Jalan Brigjend Hasan Basri hingga kayu Tangi Ujung.

Sedangkan kemacetan parah terjadi di sepanjang Jalan Brigjend Hasan Barsri hingga Kayu Tangi Ujung.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah masih melalukan rapat dengan pihak PT WIKA yang menjadi kontraktor jembatan Kayu Tangi Ujung.

Jika akses jalan untuk angkutan berat di Jembatan Kayu Tangi lama yang posisinya berdampingan dengan jembatan baru dibuka, dikhawatirkan menimbulkan getaran pada pengerjaan jembatan baru. (Tribunkalteng.com/Noor Masrida).

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved