Breaking News:

Berita Banjarmasin

Inilah Tarif Jasa Penyeberangan Mobil Angkutan di Alalak Utara Banjarmasin Kalsel

Lumpuhnya akses jalan Gubernur Sarkawi, membuat aktivitas mobil angkutan truk menjadi terganggu.

Tribunkalteng.com/Muhammad Rahmadi
Suasana kapal penyeberangan angkutan truk, di Jalan Alalak Utara Rt 16, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Lumpuhnya akses jalan Gubernur Sarkawi, membuat aktivitas mobil angkutan truk menjadi terganggu.

Akibatnya para sopir memanfaatkan jasa penyeberangan angkutan truk, yang ada di Jalan Alalak Utara Rt 16, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Truk-truk tersebut diketahui bermuatan berbagai macam jenis barang, dengan tujuan Provinsi Kalimantan Tengah.

Baca juga: 5 Terduga Teroris Ditangkap di Aceh, Densus 88 Juga Amankan Bahan Peledak

H Ranisa, pemilik kapal LCT Sama Berjuang 018 mengaku sudah enam hari memfasilitasi angkutan truk untuk menyeberang.

"Enam hari sudah beroperasi, tapi empat hari jalan, dua hari enggak karena akses jalan di seberang terganggu," katanya. Sabtu (23/01/2021).

Dijelaskannya, biaya penyeberangan tersebut senilai Rp 300 ribu, khusus truk kecil, Rp 500 ribu untuk truk fuso dan truk tangki 1.000 liter.

Lalu truk tangki 16.000 ribu liter/tronton, truk lintas bak panjang, dan truk LPG dikenakan tarip Rp 1 juta per unit.

Kemudian khusus tronton yang berisi alat berat di tarip Rp 1,5 juta per satu kali menyeberang. Satu kali beroperasi, kapal LCT tersebut mampu menampung 17 sampai 18 truk kecil.

"Biaya menyeberangnya bervariasi, biasanya sampai pukul 12 malam atau pukul tiga pagi," ujarnya.

Lanjut H Rani menjelaskan, tarif tersebut sudah sesuai dengan biaya operasional. Yang mana untuk menyeberangkan kapal pihaknya perlu menyewa alat berat.

Selain itu juga, pihaknya harus mengeluarkan biaya tambahan senilai Rp 60 ribu per satu unit truk, kepada warga pemilik tanah.

"Saya ini hanya menolong angkutan truk yang mau menyeberang, biaya penyeberangan itu kalo dihitung-hitung dengan biaya operasional tidak seberapa belum lagi harus bayar Rp 60 ribu per satu unit truk di seberang sana," ungkapnya. (Tribunkalteng.com/Muhammad Rahmadi)

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved