Update Banjir Kalsel

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel Bantu Korban Banjir di Desa Jejangkit Timur

Tiga mobil operasional Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan (Dispersip Kalsel) susuri daerah terdampak banjir, Jumat (22/1/202

Tayang:
Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Siti Bulkis
Pihak Dispersip Kalsel menyerahkan bantuan ke Desa Jejangkit Timur, Rantau Badauh, Barito Kuala, Kalimantan Selatan 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BATOLA - Tiga mobil operasional Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan (Dispersip Kalsel) susuri daerah terdampak banjir, Jumat (22/1/2021).

Setelah sebelumnya bagikan bantuan ke Kabupaten Banjar, Banjarbaru, Tanah Laut. Kini rombongan Dispersip yang dipimpin Kadispersip Kalsel Dra Hj Nurliani MAP bertolak ke desa terujung di Desa Jejangkit Timut, Rantau Badauh, Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Dijemput langsung Sektretaris Desa (Sekdes) setempat, Siti Khomairo Sani. Tim Dispersip harus menempuh jarak puluhan kilometer menaiki kelotok untuk melanjutkan distribusi penyerahan bantuan tersebut akibat jalan yang dilalui terendam tingginya banjir yang sulit dilalui mobil operasional.

Baca juga: Fasilitasi Pengaduan Warga, Ombudsman Pantau Penanganan Banjir di Kalsel

"Di Desa Jejangkit ini kurang lebih ada 300 warga yang bertahan di tengah banjir yang tinggi, untuk menjaga rumah dan harta benda yang rawan kehilangan di tengah matinya aliran listrik.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih, karena bantuan sering tidak sampai ke desa kami yang berada di ujung. Kami kesulitan untuk mencari bahan pokok, karena tidak ada akses,” papar Sekdes Jejangkit Timur,
Siti Khomairo Sani Kepada Banjarmasinpost.co.id.

Hal serupa juga di ungkapkan Mulkani, warga yang ikut menjemput, mengaku baru kali ini mendapat bantuan bahan pokok sampai ke desanya.

"Baru pertama kami mendapat banyak bantuan sembako. Kemarin ada pernah bantuan kain dan beras, tapi hanya setengah liter yang saya dapat,” Ungkapnya.

Kepala Dispersip Kalsel, Dra Hj Nurliani MAP yang ikut membantu mengaku bersyukur dapat menolong warga yang kebanjiran dan kesulitan untuk mencari kebutuhan pokok.

“Kami memang mencari warga yang jarang, bahkan belum pernah mendapat bantuan, semoga ini dapat bermanfaat,” ujarnya.

Selain kekurangan bahan makanan, masyarakat Desa Jejangkit Timur juga kesulitan mendapatkan bahan bakar, seperti LPG tiga kilogram, hingga minyak tanah untuk penerangan.

Dirinya berharap, bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan warga yang saat ini sedang terdampak dan bencana banjir ini segera berakhir.
(Tribunkalteng.com/Siti Bulkis)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved