Breaking News:

Update Banjir Kalsel

Rumah Nyaris Ambruk di Pagatanbesar Tala Kalsel Bertambah Jadi Tujuh Unit

Penyisiran yang dilakukan Pemerintah Desa Pagatanbesar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel)

HAMBERAN UNTUK TRIBUNKALTENG.COM
Beginilah kondisi beberapa rumah Jailani yang terdampak gerusan banjir, miring dan nyaris ambruk. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Penyisiran yang dilakukan Pemerintah Desa Pagatanbesar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), terhadap rumah terdampak hunjaman arus deras banjir kembali mendapati fakta baru.

Sementara itu kondisi terkini, Jumat (22/1/2021), genangan banjir di desa setempat terus menyusut. Warga yang semula mengungu, umumnya telah pulang.

Kepala Desa Pagatanbesar Hamberan menuturkan sinyal di kampungnya turun naik. Listrik juga padam sejak banjir melanda sehingga saat baterai drop komunikasi dengan aparatur di bawah menjadi tersendat.

"Ada satu unit rumah lagi yang kami temukan yang juga mengalami kerusakan cukup berat," sebut Hamberan, kades Pagatanbesar, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Diterjang Banjur, Warga Kurau Tala Kalsel Kesulitan Air Bersih

Dikatakannya, rumah tersebut berada di wilayah RT 1 Dusun 1 yang dihuni Jailani. "Di bagian bawah bangunan rumah berlubang besar menganga seperti sungai," sebut Hamberan.

Semula terdata oleh pihak desa setempat ada enam unit rumah yang terdampak. Namun setelah disisir kembali tercatat sebayak tujuh unit rumah yang rusak berat dan terancam ambruk.

Semua kondisinya sama yakni miring dan mengakami kerusakan fisik seperti dinding pecah. Hal itu dikarenakan tanah di sekitar rumah terkikis secara sporadis sehingga bangunan rumah di atasnya turut tergeser.

Enam unit rumah lainnya yang rusak terdampak banjir yakni milik Kastelani, Erul, Nursinah/Wardi, Rusnan, Barsiah, dan Marwan,.

Dari tujuh rumah tersebur hanya rumah milik Marwan yang agak ringan level kemiringannya. Namun kondisi tanah di bagian belakang dan samping juga telah tergerus dan terus bergerak menuju bangunan.

Empat rumah terletak berdampingan yakni milik Erul, Wardi, Kastelani, dan Rusnan. Letaknya berada di sekitar jalan poros setempat yang ambrol (putus total) sejauh sekitar 20 meter.

Data rumah yang miring/rusak terancam ambruk tersebut telah dilaporkan ke Dinas Sosial Tala.

Cuaca cerah sejak beberapa hari terakhir juga terus mengusutkan genangan banjir di Pagatanbesar meski saat air laut pasang besar, genangan kembali meninggi.

Termasuk lingkungan terparah terpapar banjir di RT 6 di Jalan Begandis dsn Jalan Penampaan, genangan air telah susut signifikan. Warga setempat juga telah kembali ke rumah-masing-masing.

"Memang masih ada yang terendam lantai rumahnya tapi tak seberapa lagi. Kalau malam, ada yang tidur di rumah tetangga yang tinggi lantai rumahnya. Logistik atau bahan makanan tetap kamii salurkan," pungkasnya. (Tribunkalteng.com/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved