Breaking News:

Berita Palangkaraya

Palangkaraya Bakal Miliki Masjid di Kawasan Wisata Kebun Buah

Pembangunan Masjid Bustanul Jannah di Wisata Buah Kameloh Baru Kalampangan dimulai setelah peletakkan batu pertama oleh Wali Kota.

tribunkalteng.com/fathurahman
Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin saat meletakkan batu pertama pembangunan masjid di kawasan wisata kebun buah di Kameloh Baru Kalampangan Kecamatan Sabangau Kota Palangkaraya, Kalteng 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Wali Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Fairid Naparin telah mencanangkan pembangunan sebuah masjid dengan konsep wisata di kebun buah di Kalampangan, Kecamatan Sabangau.

Kawasan ini nantinya akan menambah lokasi wisata yang ada di Kota Palangkaraya.

Masjid akan dibangun oleh pihak swasta.

Pembangunan Masjid Bustanul Jannah di Wisata Buah Kameloh Baru Kalampangan dimulai setelah peletakkan batu pertama oleh Wali Kota.

Baca juga: Dapur Umum di Banjarmasin Kesusahan Cari Gas LPG 3 Kg, Harganya Melambung

Baca juga: Ditinggalkan Pemiliknya Mengungsi saat Banjir di Sungaitabuk, Buaya ini Diamankan BKSDA Kalsel

Kehadiran orang nomor satu di Kota Cantik ini sebagai wujud dukungan dan perhatiannya untuk kegiatan masyarakat, khususnya bidang keagamaan.

Apalagi masjid tersebut dibangun dengan konsep wisata.

Wali Kota yang juga adalah Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Palangkaraya mengatakan, pembangunan masjid di lokasi wisata, tidak hanya mengembangkan syiar Islam, tetapi juga mewujudkan visi dan misi pariwisata di kota.

Fairid berjanji akan membantu mempercepat pembangunan masjid tersebut.

“Saya tetap berharap seluruh masyarakat di Palangkaraya dan sekitarnya dapat mendukung dan berpartisipasi dalam percepatan pembangunan masjid ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Insan Cita Kreatif H Rus’ansyah, Jumat (22/1/2021) mengatakan, pembangunan masjid tersebut dapat dilakukan setelah ada tanah wakaf dari warga kameloh baru yang memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengelolanya.

"Di lokasi ini akan dibangun TK/TPA Alquran, sekolah Islam atau madrasah, panti sosial bahkan pondok pesantren dan rumah tahfiz. Masyarakat dan jemaah dapat memanfaatkan dan memakmurkan masjid tersebut untuk ibadah sembari berwisata," ujarnya.

tribunkalteng.com / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved