Breaking News:

Update Banjir Kalsel

Digerus Banjir, Rumah Pagatanbesar Tala Kalsel Nyaris Ambruk

Rumah terdampak ganasnya hunjaman arus deras banjir yang melanda Desa Pagatanbesar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan

Penulis: Idda Royani | Editor: edi_nugroho
FOTO HAMBERAN UNTUK TRIBUNKALTENG.COM
Beginilah kondisi beberapa rumah warga Pagatanbesar yang terdampak gerusan banjir, miring dan nyaris ambruk. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Rumah terdampak ganasnya hunjaman arus deras banjir yang melanda Desa Pagatanbesar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), bertambah.

Jika semula terdata oleh pihak desa setempat ada empat unit rumah yang terdampak, setelah disisir kembali tercatat sebayak lima unit rumah.

Kondisinya sama yakni miring dan terancam ambruk. Hal ini dikarenakan tanah di sekitar rumah terkikis secara sporadis sehingga bangunan rumah di atasnya turut tergeser.

"Itu rumah milik Kastelani, Erul, Nursinah/Wardi, Rusnan, Barsiah, dan Marwan," papar Hamberan, kepala Desa Pagatanbesar, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: PUPR  Tala Kalsel Tunggu Arus Melandai Tangani Jalan Putus di Pagatanbesar

Hamberan menyebut seluruhnya dalam keadaan parah tingkat kemiringan konstruksi rumah. "Sudah masuk ke area lubang tanah yang longsor," sebutnya.

Hanya rumah milik Marwan yang agak ringan level kemirngannya. Namun kondisi tanah di bagian belakang dan samping juga telah tergerus dan terus bergerak menuju bangunan.

Empat rumah terletak berdampingan yakni milik Erul, Wardi, Kastelani, dan Rusnan. Letaknya berada di sekitar jalan poros setempat yang ambrol (putus total) sejauh sekitar 20 meter.

"Sedangkan rumah Barsiah dan Marwan berjarak sekitar satu kilometer dari keempat rumah lainnya," papar Hamberan.

Ia mengatakan sebagian data rumah warganya yang terancam ambruk tersebut telah dilaporkan ke Dinas Sosial Tala. Sebagian lainnya direncanakan hari ini dilaporkan setelah dilengkapi dokumentasi.

Genangan banjir di kampungnya saat ini mulai turun. Namun saat air laut pasang besar, genangan kembali meninggi.

Badan jalan poros yang semula tergenang di beberapa tempat, kini juga telah surut drastis. "Tapi arusnya masih deras yang di lokasi jalan yang putus," tandas Hamberan.
(Tribunkalteng,com/idda royani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved