Breaking News:

Update Banjir di Kalsel

Banjir Terparah, Anak Berusia Satu Hari di Mandastana Batola Kalsel Dievakuasi

Banjir yang menggenangi hampir seluruh daerah Kecamatan Mandastana terus dalam tahap penanganan.

Tribunkalteng.com/ MuhammadTabri
Evakuasi warga terdamoak banjir di Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, MARABAHAN - Banjir yang menggenangi hampir seluruh daerah Kecamatan Mandastana terus dalam tahap penanganan.

Sejumlah relawan gabungan, TNI, Polri, BPBD dan dinas terkait berjibaku mengevakuasi warga yang masih ada di lokasi banjir.

Untuk Kecamatan Mandastana, dari pagi, siang hingga sore hari tadi, warga terus disasar untuk dievakuasi. Meskipun beberapa di antaranya tetap bersikukuh bertahan. Dengan beralasan di rumahnya ada gabah kering dan sebagian menjaga harta benda yang ada di rumah.

Untuk banjir tahun ini, kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Banjar merupakan daerah yang paling parah. Yakni Kecamatan Jejangkit dan Mandastana.

Baca juga: Beberapa Ruas Jalan di Amuntai HSU Kalsel Mulai Tergenang

Diungkapkan Inayah warga Desa Tatah Halayung, Kecamatan Mandastana, kedalaman air di rumahmya mencapai pinggang.

Kondisi ini memaksa mereka untuk mengungsi ke daratan yang lebih tinggi. Meskipun nekat menggunakan perahu dengan muatan yang lumayan sesak.

"Tidak bisa lagi bertahan, apalagi ini ada anak baru lahir sehari, kasian" Tuturnya saat masih duduk di dalam perahu. Sabtu (16/01/2021).

Beruntung cuaca sepanjang hari ini di Kabupaten Batola cerah, sehingga mobilisasi relawan untuk evakuasi lebih mudah.

Disampaikan Husaini, Camat Mandastana, saat ini memang sejumlah relawan gabungan terus berupaya mengevakuasi warga, terutama yang lansia, balita dan warga yang mengalami sakit.

Halaman
12
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved