Breaking News:

Kriminalitas Kotim

Ebong Ditangkap di Barak Sewaannya, Polisi Sampit Sita Sabu 5,17 Gram

Aksi pengedar narkoba di Baamang Sampit dengan inisial Fah alias Ebong (32) berakhir diborgol polisi.

polres kotim
Tersangka Ebong saat diamankan petugas bersama barang bukti 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Aksi pengedar narkoba di Baamang Sampit dengan inisial Fah alias Ebong (32) berakhir diborgol polisi.

Warga Jalan Walter Condrad Gang Firdaus barak pintu pertama RT.043 RW.009 Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang, Sampit ini mendekam dipenjara.

Pria asal Bima yang bekerja sebagai karyawan swasta ini, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang merusak generasi bangsa dengan mengedarkan narkoba di Sampit.

Baca juga: Dipicu Bau Menyengat, Warga Anjir Serapat Batola Kalsel Ditemukan Tewas Membusuk

Baca juga: Popularitas WhatsApp Menurun Diduga Akibat Kebijakan Privasi, Telegram dan Signal Meroket

Satnarkoba Polres Kotim menangkapnya, Selasa (12 /1/2021) saat dia duduk di barak atau bidakan tempatnya tinggal dan melakukan transaksi narkoba.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kasat Narkoba Polres Kotim, Iptu Arasi, Rabu (13/1/2021) membenarkan penangkapan tersebut.

Dia mengungkapkan, pihaknya selain mengamankan tersangka juga mengamankan barang bukti diantaranya, 18 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat kotor keseluruhan 5,17 gram, ponsel, sendok dan sedotan, timbangan digital, uang Rp 150 ribu.

Kronologis kejadian, penangkapan Ebong setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa Ebong sering melakukan transaksi di baraknya kemudian dilakukan penyelidikan.

Petugas kemudian mengamankan Ebong yang sedang duduk di dalam baraknya oleh petugas yang telah menunjukkan surat perintah tugas bersama saksi.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumahnyadan ditemukan 18 bungkus plastik klip yang diduga berisi sabu, sendok terbuat dari sedotan warna putih, timbangan digital warna silver di dalam l kotak telepon selular warna putih, uang hasil penjualan sabu sejumlah Rp 150.000,- dan ponsel warna hitam.

Polisi menyita semua barang bukti di kamar tersangka yang diakui milik Ebong.

"Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Dia terancam Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika," ujarnya.

tribunkalteng.com / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved