Breaking News:

Berita Tala

Rumah di Tepi Jalan Trans Kalimantan jalur Pelaihari-Banjarmasin Masih Terendam Banjir

Banjir yang melanda dua desa bertetangga, Gunungraja Kecamatan Tambangulang dan Benuaraya Kecamatan Batibati menyebabkan aktivitas warga setempat terg

Tribunkalteng.com/idda royani
Jamani membersihkan kendaraan bergerobak sayurnya di dalam rumahnya yang kebanjiran, 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Banjir yang melanda dua desa bertetangga, Gunungraja Kecamatan Tambangulang dan Benuaraya Kecamatan Batibati menyebabkan aktivitas warga setempat terganggu.

Apalagi banjir telah berlangsung sejak sekitar dua pekan silam dan masih berlanjut hingga saat ini. Bahkan, genangan makin dalam menyusul hujan deras yang terjadi Minggu (10/1/2021) dinihari.
Ratusan
Ratusan rumah terpapar banjir di dua desa yang berada di tepi jalan raya Trans Kalimantan jalur Pelaihari-Banjarmasin tersebut.

"Terpaksa istirahat di rumah saja hari ini. Rumah kebanjiran kayak begini," ucap Jamani, warga RT 6 Desa Benuaraya, Minggu (10/1/2020).

Rumah pedagang sayur keliling ini sebelumnya masih selamat dari banjir. Namun sejak tengah malam tadi akhirnya turut terpapar luapan air dari lahan rawa setempat.

Baca juga: Polsek Paringin Amankan Lima Unit Sepeda Motor Tanpa Surat Kelengkapan Saat Patroli

"Malam tadi sekitar pukul 00.00 Wita sudah banjir rumah saya. Semua barang langsung saya amankan," sebutnya.

Jamani menuturkan banjir kali ini terbesar dibanding banjir yang pernah beberapa kali terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. "Dulu juga pernah banjir besar, tapi tak sebesar sekarang," tandasnya.

Ia berharap cuaca segera membaik sehingga dapat beraktivitas kembali. "Saya hari-hari jualan sayur ke Desa Galam Kecamatan Bajuin. Sayurnya saya beli di pasar Martapura. Ini sekarang jalanan saja banjir begini, ya gak bisa apa-apa," tandasnya.

Senada diutarakan Hariyan. Perempuan setengah baya yang tinggal sendirian ini juga mengaku tak bisa beraktivitas marena rumahnya kebanjiran hingga setinggi sekitar 30 sentimeter di atas lantai.

Data pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala, banjir yang melanda Tala juga terjadi di beberapa desa di sejumlah kecamatan. Di antaranya di Desa Kalibesar dan Handilnegara di Kecamatan Kurau.

Informasi terkini diperoleh, pasar Kurau pun saat ini turut kebanjiran sehingga menyulitkan pedagang dan warga setempat bertransaksi jual beli barang kebutuhan pokok.
(Tribunkalteng.com/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved