Breaking News:

Berita Kalsel

Jalan Nasional di Gunungraja-Benuaraya Kalsel Terendam, Lalu Lintas Dialihkan ke Jalur Alternatif

Arus lalulintas dialihkan setelah Jalan Raya Perbatasan Gunungraja-Benuaraya Tala Terendam banjir

banjarmasinpost.co.id/idda royani
TENGGELAM - Ruas jalan Trans Kalimantan di Desa Gunungraja dekat perbatasan Desa Benuaraya tenggelam akibat hujan deras Minggu (10/1/2020) dinihari. Lalu lintas pun terganggu. 

Editor : Hari Widodo
 
TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Tingginya intensitas curah hujan Minggu (10/1/2021) dinihari menyebabkan air sungai dan lahan rawa di wilayah Desa Gunungraja Kecamatan Batibati dan Desa Benuaraya Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalsel, kembali meluap.

Luapan air di jalan raya (Trans Kalimantan) di wilayah Gunungraja dekat perbatasan Desa Benuaraya pun bertambah dalam. Padahal sebelumnya genangan mulai menyusut.

Pantauan banjarmasinpost.co.id di lokasi, genangan lumayan dalam hingga setinggi lutut orang dewasa. Bentang genangan juga makin panjang, mencapai sekitar 400-an meter.

Genangan mulai terjadi dekat jembatan di Pondok Pesantren Minhajussalam (bersebelahan dengan warung sate). Genangan terdalam ketika mendekati jembatan besi (batas Desa Gunungraja-Benuaraya).

Baca juga: Warga Tungkaran Martapura Kalsel Mulai Gatal-gatal Akibat Banjir

Baca juga: Banjir di Pengayuan Kota Banjarbaru Kalsel Naik 8 Centimeter

Setelah jembatan besi ke arah Banjarmasin ruas jalan raya setempat juga terluapi. Namun, genangan tak seberapa dalam.

Kendaraan bemotor (roda dua maupun roda empat) dari dua arah (Pelaihari dan Banjarmasin) pun mulai menumpuk karena mesti melintas bergantian.

Petugas lintas sektor dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI/Polri, relawan, dan pihak lain turun ke lokasi. Mereka bahu-membahu memandu pengendara/pengemudi melintasi genanangan.

Sekitar 09.30 Wita, petugas melakukan pengalihan arus lalu lintas, baik pengendara yang berasal dari Pelaihari maupun dari Banjarmasin/Banjarbaru.

"Guna menghindari kemacetan lalu lintas dan demi keselamatan pengendara, lalu lintas kami alihkan ke jalur alternatif yakni Banyirang-Tambangulang,"  ucap Kapoles Tala AKBP Cuncun Kurniadi melalui Kasat Lantas AKP M Taufiq Qurahman.

Ia menerjunkan beberapa personel di simpang tiga Tambangulang dan di simpang Bentok (Batibati).

"Yang bisa masuk hanya warga sekitar. Selebihnya mesti lewat jalur alternatif," tandasnya.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Cempaka Kota Banjarbaru Kembali Banjir

Baca juga: Ratusan Rumah di Sejumlah Kecamatan di Tala Kalsel Masih Kebanjiran

Dikatakannya penutupan jalan poros Trans Kalimantan tersebut bersifat sementara.

"Kami sambil memantau perkembangan di lapangan. Kalau misalnya sore ini sudah surut, bisa kami buka kembali. Tapi misal genanan tetap dalam ya akan terus berlanjut," tegas Taufiq.

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved