Breaking News:

Berita Banjarmasin

Ikuti Arahan Pemerintah Pusat, Wali Kota Banjamasin Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Banjarmasin mulai Senin (11/1/2020) dipastikan tak bisa terlaksana sesuai jadwal.

Penulis: Frans | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Frans Rumbon
Salah satu SMP di Banjarmasin yang menjalankan simulasi PTM di masa pandemi Covid-19, beberapa waktu lalu 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Banjarmasin mulai Senin (11/1/2020) dipastikan tak bisa terlaksana sesuai jadwal.

Pasalnya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin memutuskan kembali menunda PTM tersebut, seiring adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa dan Bali dari 11 hingga 25 Januari 2021. Seperti yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto.

Meskipun PSBB hanya berlaku di area Jawa dan Bali, namun beberapa kebijakan kembali diatur oleh Pemerintah Pusat, termasuk di antaranya kewenangan pemerintah daerah untuk menggelar PTM kembali ditarik.

Untuk itulah, Wali Kota Banjarmasin yakni H Ibnu Sina pun memastikan bahwa PTM di Banjarmasin pun batal dilaksanakan pada Senin (11/1/2021).

Baca juga: Polsek Banjarbaru Timur Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor Milik Syarkawi

"Karena kembali diambil lagi oleh Pemerintah Pusat, maka Kepala Daerah tidak mempunyai kewenangan lagi. Jadi Banjarmasin menyesuaikan, dan mengikuti arahan dari pusat, jadi PTM kita tunda," ujarnya.

Disinggung mengenai sampai kapan penundaan PTM di Banjarmasin, Ibnu Sina pun masih belum bisa memastikan.

"Paling tidak sampai PSBB nya berakhir," katanya, Kamis (7/1/2021).

Ibnu Sina pun menerangkan salah satu alasan Pemko Banjarmasin merencanakan PTM karena sebelumnya ada kepala daerah diberikan kewenangan melalui SKB Empat Menteri.

Berbagai persiapan pun menurutnya sudah dilakukan khususnya lagi instansi terkait yakni Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin.

"Persiapan sudah dilakukan, tapi karena pemerintah pusat meminta ditunda maka kami mengikuti saja," pungkasnya.( Tribunkalteng.com/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved