Berita Banjarbaru

Belajar Tatap Muka, Disdik Banjabaru Lakukan Verifikasi Sekolah Pinggiran

Pemerintah Kota Banjarbaru belum mau tergesa gesa mengikuti tetangganya kota Banjarmasin yang menyepakati dimulainya belajar tatap muka pada 11 Januar

Penulis: Khairil Rahim | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Frans Rumbon
ilustrasi: Suasana simulasi belajar tatap muka di salah satu SMP di Banjarmasin beberapa waktu lalu 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU- Pemerintah Kota Banjarbaru belum mau tergesa gesa mengikuti tetangganya kota Banjarmasin yang menyepakati dimulainya belajar tatap muka pada 11 Januari 2021.

Situasi pendemi covid 19 yang masih fluktuatif di kota Idaman membuat pemerintah setempat menunda kegiatan sekolah langsung.

Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru, Muhammad Aswan mengatakan padahal pihaknya baru saja melakukan verifikasi terhadap sekolah yang mengajukan belajar tatap muka.

Baca juga: Jenazah Santri BanjarmasinTenggelam Dibawa ke RSUD Ulin, Segera Dibawa ke Jawa Tengah

"Ada 18 SD (sekolah dasar) dan 2 SMP yakni SMP 1 dan SMP 2 yang mengajukan itu," kata Aswan Sabtu (2/1/2020)

Hasil dari verifikasi langsung disampaikan kepada walikota Banjarbaru untuk ditindaknlanjuti.

Pemerintahan kota Banjarbaru hanya bisa menyatakan kesiapan sekolah saja soal belajar tatap muka untuk keputusan tetap berada di gugus tugas Covid -19.

"Ibaratnya seperti ini walikota dan Disdik hanya mengecek kesiapan pesawat saja apakah layak atau tidak nah soal izin terbangnya tergantung gugus," urai Aswan.

Sementara sekolah yang diverifikasi kata dia dibagi dalam persepuluh setiap gugus kelompok yang terpilih. Sekolah itu mulai dari sekolah negeri hingga swasta.

"Begitu juga dengan sekolah pinggiran yang kasus Covid- 19 nya bahkan tidak ada tetap dilakukan verifikasi," tambah dia.

Mengenai alasan tidak tergesa gesanya pemerintah Banjarbaru dalam mengambil sikap belajar tatap muka, Aswan mengaku hal itu dilihat dari hasil kasus Covid di Banjarbaru setia harinya.

"Kita lihat pewarnaaan zona kasus Covid kadang merah kadang kuning sangat fluktuatif jadi kami tidak tergesa gesa," pungkas dia. (Tribunkalteng.com/Khairil rahim).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved