Santri Banjarmasin Tenggelam

Relawan HSS Kalsel Bantu Pencarian Lanjutan Santri Pondok Pesantren Al Ikhsan

Pencarian hari kedua santri pondok pesantren Al Ikhsan yang tenggelam di sungai Martapura dilanjutkan, hingga Sabtu (2/1/2021) hingga pukul 11.30 Wita

Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Noor Masrida
Suasana pencarian korban tenggelam di sungai Martapura, Sabtu (2/1/2021). 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM  BANJARMASIN- Pencarian hari kedua santri pondok pesantren Al Ikhsan yang tenggelam di sungai Martapura dilanjutkan, hingga Sabtu (2/1/2021) hingga pukul 11.30 Wita.

Sejumlah penyelam dari water rescue Alalak kota Banjarmasin kembali menyisir lokasi tempat pertama kali Afrizal Ahmad Bhahari (15) tenggelam.

Sebelumnya, pencarian korban juga dilakukan oleh relawan dari Komunitas Gabungan Emergency Hulu Sungai Selatan.

Rahmani, Satgas BPBD HSS menuturkan, ia dan tim tiba di TKP tenggelamnya Rizal sejak pukul 06.30 Wita dan langsung turut melakukan pencarian di sungai Martapura.

Baca juga: Ratusan Rumah di Sejumlah Kecamatan di Tala Kalsel Masih Kebanjiran

"Total ada 11 personil yang gabung, berangkat dari Kandangan pakai 1 ambulan dan 2 sepeda motor," ujar Rahman.

Rizal sendiri masih belum ditemukan hingga berita ini diturunkan semenjak dilaporkan hilang pada Jum'at kemarin sekitar pukul 15.00 Wita.

Rizal awalnya ingin belajar berenang bersama seorang temannya yang juga merupakan santri Ponpes Al Ikhsan, Jalan Seberang Masjid Kampung Melayu, kecamatan Banjarmasin Tengah.

Sebagai informasi, lokasi tenggelamnya Rizal ini tak jauh dari pemandian santri di Ponpes tersebut.

Miftah (31) pengajar di Ponpes Al Ikhsan menerangkan jika santri memang biasa mandi di sana.

"Biasanya memang mandi di sini, tapi jadwalnya jam 6 sore," bebernya.

"Kalau yang tidak bisa berenang memang disediakan keran jadi mandi di sana," tambahnya.

Rizal merupakan santri ponpes asal Tangerang, Banten.

Peristiwa terjadi pukul 14.37 Wita di mana Rizal dan temannya Lukman memutuskan untuk mandi di sungai Martapura.

Diakui teman korban yang juga merupakan teman berenangnya, Lukman (16), Rizal sendiri diketahui memang tidak bisa berenang.

"Memang tidak bisa berenang (Rizal), saya bisa sedikit," akunya.

"Arusnya tadi nggak deras juga makanya sempat berani mandi di sungai," imbuh Lukman.

Rizal sempat berusaha ditolong oleh Lukman dengan cara menarik tangannya namun tak berhasil. (Tribunkalteng.com/Noor Masrida).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved