Breaking News:

Penemuan Mortir di Tala

Penemuan Mortir di Tala Kalsel Ternyata Zaman Militer Penjajahan

Mortir yang ditemukan di kawasan Gunung Damarwulan diingkungan PTPN 13 di Desa Ambungan Kecamata Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut

Penulis: Idda Royani | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/idda royani
Inilah penampakan mortir yang ditemukan di kawasan Gunung Damarwulan di PTPN 13 Desa Ambungan. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM PELAIHARI - Mortir yang ditemukan di kawasan Gunung Damarwulan diingkungan PTPN 13 di Desa Ambungan Kecamata Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), diperkirakan sisa-sisa zaman penjajahan.

Hal itu sesuai hasil identifikasi mortir yang telah berkarat yang menandakan telah cukup lama teronggok di lokasi penemuan. Selain itu juga berdasar penuturan warga sekitar yang menyebut kawasan setempat dulu merupakan tempat peperangan pada masa lenjajahan.

Baca juga: Warga Tala Kalsel Heboh Penemuan Mortir, Masih Aktif dan Langsung Diledakkan

"Yang jelas itu mortir militer dan terindikasi kuat bekas masa penjajahan dulu, apakah penjajahan Belanda atau Jepang," papar Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi melalui Kabag Ops Kompol Novi Adiwibowo, Sabtu (2/1/2021).

Berdasar catatan sejarah, lokasi penemuan mortir tersebut bekas area peperangan penjajahan Belanda. Karenanya dimungkinkan mortir tersebut merupakan peninggalan penjajah Belanda yang tidak meledak.

Saat ditemukan, posisi mortir itu menancap di permukaan tanah. "Ukurannya kecil saja, panjangnya sekitar 20-25 sentimeter," papar Novi.

Penampakan mortir itu ramping. Bagian atas ada semacam tutup dan di bawahnya bersirip (enam) serupa baling-baling. Bagian bawah membesar seperti botol.
(Tribunkalteng.com/idda royani).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved