Berita Kotabaru

Tahun Baru di Kotabaru, Terdengar Dua Kali Letupan Kembang Api

Suasana malam pergantian tahun di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya bertabur pesta. Mulai panggung

Penulis: Herliansyah | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Helriansyah
Suasana malam pergantian tahun di area Siringlaut lengang, karena ditiadakan konser musim dan kegiatan lainnya seperti tahun sebelumnya. Upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kotabaru 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KOTABARU -Suasana malam pergantian tahun di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya bertabur pesta. Mulai panggung hiburan menghadirkan sederet artis hingga pesta kembang api.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kemeriahan itu tidak terlihat di malam pergantian tahun 2020 ke 2021, sepi seperti malam-malam di hari biasanya menyusul adanya surat edaran Pemerintah Daerah. Meniadakan semua kegiatan hiburan seperti konser musik.

Biasanya tahun-tahun sebelumnya menjadi titik pusat keramaian selain, taman kota juga tempat wisata pantai Gedambaan, setelah menghabiskan waktu puncak pergantian tahun.

Baca juga: Penderita Corona Meningkat, Tanahlaut Kalsel Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Pada pergantian tahun ini, suasana Siringlaut sepi. Tidak terasa jika malam itu, malam puncak pergantian tahun. Tidak ada panggung hiburan dan penyalaan kembang api, ataupun bunyi-bunyian lain.

Namun tepat pada pukul 00.00 Wita, dimana waktu itu biasa ditunggu warga yang memeriahkan. Sempat terjadi letusan kembang api ke udara. Meski tidak di area Siringlaut, namun suara ledakan kontras terdengar. Hanya dua kali ledakan, suara itu sirna.

"Kok cuma dua kali bunyinya. Biasanya lebih dua kali. Mungkin dilarang, karena kan tidak dibolehkan menyalakan kembang api," celetuk Akhmad salah seorang pengunjung Siringlaut.

Pantauan banjarmasinpost.co.id di lapangan, antusias masyarakat ingin merayakan malam pergantian tahun, Kamis (31/12/2020) cukup antusias.

Karena ketatnya pengamanan oleh anggota gabungan TNI/Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan, tidak memberikan ruang mereka. Apalagi sampai membuat kerumunan.

Pengunjung yang datang dan masuk ke rest area Siringlaut, seperti hanya melepas kejenuhan dan rasa penasaran. Tidak lama menikmati suasana di Siringlaut, mereka berajak meninggalkan lokasi.

Wakapolrea Kotabaru Kompol Doli M Tanjung ditemui di lokasi, mengatakan pengamanan di beberapa titik di Antaranya di Siringlaut yang ditetapkan tidak adanya kerumunan warga.

Doli mengapresiasi antusias masyarakat terhadap protokol kesehatan cukup baik. Mereka mematuhi imbauan disampaikan petugas TNI/Polri serta forkopimda.

Untuk pola pengamanan dilaksanakan dengan statis dan adapula dinamis. Selain mobile atau mobilisasi yang dibagi dua kelompok yang sudah ditetapkan.

"Selain imbauan kita juga memasyarakat tetap di rumah, salah satu antisipasi agar penyebaran Covid-19 tidak banyak di Kabupaten Kotabaru," ucap Doli.

Selain mengantisipasi penyebaran petugas gabungan juga mengaktifkan pengawasan di tempat-tempat wisata.

"Selain malam ini (pergantian tahun). Besok (hari ini) sampai tanggal 3 tetap melaksanakan kegiatan pengamanan dan protokol kesehatan," pungkasnya. (Tribunkalteng.com/Helriansyah).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved