Berita Batola

Rumahnya Reot, Warga Mekarsari Kabupaten Batola Kalsel Harapkan Bantuan

Rumah kayu beratap rumbia itu sudah lapuk, posisinya pun condong ke kanan dan hampir roboh. Guna menopang dinding rumah, beberapa bilah kayu dijadikan

Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/MuhammadTabri
Siam (60), tengah memeriksa tongkat kayu penyangga dinding rumahnya di Desa Mekarsari, Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Batola, Kalsel. 

Editor: Edi  Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, MARABAHAN - Rumah kayu beratap rumbia itu sudah lapuk, posisinya pun condong ke kanan dan hampir roboh. Guna menopang dinding rumah, beberapa bilah kayu dijadikan tongkat sebagai penyangga.

Di rumah inilah Siam (60) tinggal bersama ibunya, Aba (80). Ibu dan anak ini telah menghuni rumah reot ini beberapa tahun terakhir.

Rumah berukuran 4×6 meter persegi ini beralamat di Desa Mekarsari, RT 04, RW 01, Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Barito Kuala.

Kendati sangat memprihatinkan, Siam tidak dapat berbuat banyak. Ia hanya berupaya agar tetap bisa mendiami rumahnya walaupun terbilang berbahaya.

Baca juga: Lorong, Bangku Hingga Sound System Gereja Diperiksa Tak Temukan Benda Mencurigakan

Selain terlihat rapuh, rumah Siam juga rentan dianaiki binatang liar seperti ular dan lainnya. Karena hamoir menyentuh air di kolongnya.

Kondisi Siam sendiri tidak jauh berbeda dengan rumahnya. Keseharian Siam hanyalah bertani, sedangkan ibunya sudah renta dan mengalami gangguan pada pendengarannya.

Saat dikunjungi Bpost, siam tengah memeriksa tongkat kayu penyangga dan membersihkan sampah yang menyangkut di dinding rumah.

Sedangkan cuaca terlihat mendung dan angin bertiup kencang. Membuat kondisi rumah seakan hendak roboh berderik.

Dari penuturan Siam, kediamannya yang tepat berada di atas bantaran sungai ini kadang lantainya basah. Akibat gelombang perahu warga yang melintas di belakangnya.

"Kalau air pasang seperti ini, kemudian ada perahu melintas, maka lantainya akan basah tersapu gelombang air," ucapnya.

Ia pun menceritakan, ada beberapa kali orang mendatangi rumahnya untuk mengambil gambar, namun sampai saat ini masih belum ada bantuan untuk perbaikan

Dari program bedah rumah juga pernah ia dengar untuk pengajuan, sampai saat ini masih belum terealisasi.

"Pernah ada yang memeriksa rumah ini, katanya untuk bedah rumah. kami kurang tahu juga," Tukasnya.

Terpisah, Camat Mekarsari Hikmatullah, akan segera mengkoordinasikan dan menindaklanjuti kondisi kediaman Siam ini.

Dari keterangan warga setempat, Abdul Gani, Siam dan Aba memang keterbatasan dalam ekonomi. Keluarga terdekatnya juga pas-pasan. Sehingga sulit untuk membantu.

"Ya seperti yang kita lihat kondisinya, semoga saja ada yang berkenan membantu," Ucap Gani. (Tribunkalteng.com/MuhammadTabri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved