Breaking News:

Berita Tala

Libur Panjang Tahun Baru Objek Wisata Tala Tetap Buka, Pengunjung Dilarang Kemping

Libur panjang cuti bersama natal dan tahun baru (nataru) 2020/2021 memunculkan kerisauan tersendiri di tengah pandemi corona virus diseases (covid-19)

Tribunkalteng.com/faturahman
Pengunjung Gunung Birah kemah di puncak, beberapa waktu lalu. Pada libur panjang nataru saat ini kemping dilarang. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Libur panjang cuti bersama natal dan tahun baru (nataru) 2020/2021 memunculkan kerisauan tersendiri di tengah pandemi corona virus diseases (covid-19) yang belum sepenuhnya mereda saat ini.

Pasalnya tiap momen hari libur nasional apalagi libur panjang selama ini selalu dibarengi membeludaknya kunjungan di objem wisata. Termasuk di objek wisata di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Apalagi kasus covid-19 di Tala sejak beebrapa pekan terakhir kembali menunjukkan angka yang mulai menanjak. Jumlah pasien yang dirawat cenderung terus bertambah.

Guna meminimalisasi kerumunan yang berisiko terhadap kemungkinan penularan covid-19 di objek wisata, kebijakan khusus ditempuh Pemkab Tala melalui Dinas Pariwisata (Dispar) setempat.

Baca juga: Libur Terhitung Mulai Hari Ini, Pemkab Batola Kalsel Imbau ASN Tak Keluar Kota

Pada momen nataru saat ini, seluruh objek wisata di Tala dilarang bagi pengunjung yang bermalam atau kemping. "Larangan kemping atau menginap sudah kami sampaikan kepada semua pengelola objek wisata di dawlera ini," ucap Kepala Dispar Tala Ismail Fahmi, Kamis (24/12/2020).

Ia mengatakan larangan tersebut berlaku sejak hari ini (24 Desember) hingga 8 Januari 2021 mendatang.

Dikatakannya, pertimbangan lainnya di balik larangan kemping tersebut yakni cuaca yang kurang bersahabat. "Saat ini kerap terjadi cuaca ekstrem. Jadi, demi keselamatan pengunjung, sementara waktu kami tak mengizinkan kemping," tandasnya.

Baca juga: Libur Terhitung Mulai Hari Ini, Pemkab Batola Kalsel Imbau ASN Tak Keluar Kota

Jam buka seluruh objek wisata juga di batasi. Pukul 17.00 Wita sudah harus ditutup dan para pengunjung mesti balik kanan atau pulang ke tempat asal masing-masing.

Catatan banjarmasinpost.co.id, beberapa objek wisata di Tala ramai hingga malam karena banyak pengunjung yang kemping.

Setidaknya ada tiga objek wisata yang belakangan ini kian banyak yang diinapi pelancong yakni Gunung Birah di Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan.

Lalu, objek wisata Pantai Batakan Baru di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan dan Pantai Asamasam Muara (Asmara) di Desa Muara Asamasam, Kecamatan Jorong

Paling banyak pengunjung yang kemping selama ini yakni di Gunung Birah. Sebagian besar pengunjung kemping di puncak gunung, jumlahnya sekitar 200-300 orang pada momen akhir pekan.

Apakah ada pengaturan khusus lainnya selama nataru? "Tidak ada. Selain larangan kemping, hanya penguatan penerapan protokol kesehatan (prokes). Itu saja," pungkas Fahmi.
(Tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Idda Royani
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved