Breaking News:

Berita Banjarbaru

Malam Tahun Baru di Banjarbaru, Aktivitas Warga Dibatasi Hanya Sampai Jam 18.00 Wita

Untuk mencegah adanya klaster baru covid-19 saat Natal dan Tahun Baru 2021, Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan sikap tegas.

Tribunkalteng.com/aprianto
Saat Sekda Banjarbaru menyampaikan kebijakan jelang Natal dan Tahun Baru. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU-Untuk mencegah adanya klaster baru covid-19 saat Natal dan Tahun Baru 2021, Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan sikap tegas.

Aktifitas masyarakat di Kota Banjarbaru, saat malam natal dan tahun baru (Nataru) dibatasi hingga pukul 18.00 Wita.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, H Said Abdullah mengatakan pada 24 Desember dan 31 Desember 2020 tempat hiburan umum yaitu karaoke, bioskop, cafe, dan tempat
wisata harus menghentikan aktivitas maksimal pukul 18.00 WITA.

Baca juga: Unit Resmob Polres Banjar Amankan Pria Ngamuk di Pasar Kuliner Martapura

"Hal ini juga berlaku untuk kegiatan di Lapangan Murjani, Minggu Raya dan sekitarnya," katanya saat konferensi persnya tentang antisipasi penyebaran Covid-19 dengan pembatasan kegiatan masyarakat saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Aula Gawi Sabarataan Kota Banjarbaru, Rabu, (23/12/2020).

Untuk rumah makan atau restoran dikatakannya pada 24 dan 31 Desember harus menghentikan aktivitas
maksimal pukul 20.00 WITA dan mengutamakan pelayanan delivery
makanan dan take away atau dibawa pulang, tidak makan ditempat.

Selain itu, sejak 24 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021 dilakukan pembatasan kegiatan yang melibatkan orang banyak. Menghindari kerumunan baik ditempat publik maupun tempat hiburan umum lainnya.

"Kebijakan ini dilakukan dalam rangka antisipasi penyebaran dan upaya penanganan pandemi covid-19 secara baik, cepat, dan tepat agar tidak berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Sekda Kota Banjarbaru.

Selain itu, pada kebijakan pemko Banjarbaru ini, juga meminta masyarakat mengutamakan aktivitas di rumah selama masa libur dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas.

Menghindari kerumunan dan kegiatan yang melibatkan banyak orang. Pembatasan kegiatan di area publik

"Tidak diperkenankan melakukan kegiatan mengumpulkan orang banyak
berupa pesta dengan membakar petasan atau kembang api baik outdoor
dan indoor (di Hotel, Cafe, Resto, Penginapan, Mall dan sebagainya," lanjutnya.

Setiap orang dan pengelola tempat Hiburan Umum atau Pengelola Usaha yang melanggar akan diberi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Sanksi dapat berupa teguran lisan, tertulis dan sanksi terukur seperti pembubaran (Tribunkalteng.com/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved