Breaking News:

Berita Tabalong

Di Tabalong Kalsel, Belum Semua Sekolah Ajukan Permohonan Izin Belajar Tatap Muka ke Disdik

Proses pembelajaran tatap muka di sekolah mulai Januari 2021 mendapat izin dari Pemkab Tabalong untuk bisa digelar.

Tribunkalteng.com/donyusman
Kepala Disdik Tabalong, H Mahdi Noor 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, TANJUNG-Proses pembelajaran tatap muka di sekolah mulai Januari 2021 mendapat izin dari Pemkab Tabalong untuk bisa digelar.

Untuk mendapatkan izin dari pemerintah daerah maka sekolah bisa ajukan permohonan ke Bupati Tabalong melalui Dinas Pendidikan (Disdik).

Kemudian selain izin Pemkab Tabalong juga harus mengantongi izin komite atau orangtua murid atau wali murid dan kedua izin dari kepala sekolah.

Terkait permohonan izin ke pemerintah daerah, Kepala Disdik Tabalong H Mahdi Noor, menyampaikan, belum semua sekolah mengajukan permohonan izin.

Baca juga: Kadinkes Kotabaru Sarankan Jam Istirahat Siswa Ditiadakan

Ini juga tidak terlepas dari kebijakan Pemkab Tabalong yang tidak menerapkan tatap muka secara serentak, tetapi bertahap sesuai kesiapan sekolah.

Hingga Selasa (22/12/2020) siang, menurut kadisdik, yang ajukan permohonan izin ke pemerintah daerah dari SMP di Tabalong sudah ada 7 sekolah.

"Itu dari jumlah SMP sebanyak 60," katanya.

Kemudian untuk SD dari 223 sekolah yang mengajukan permohonan izin ada 22 SD dan TK yang ajukan ada 6 daeri 285 sekolah.

Permohonan yang masuk tersebut telah diteruskan ke Satgas Covid 19 Kabupaten Tabalong untuk lakukan verifikasi lapangan.

Ditegaskannya juga karena ini sifatnya bertahap sesuai kesiapan sekolah maka tidak ada batasan waktu yang ditetapkan untuk permohonan izin.

"Jadi kita bertahap sesuai kesiapan sekolah itu sendiri," katanya.

Masih menurut Mahdi, untuk hal-hal yang harus bisa dipenuhi sekolah sebagai bentuk kesiapan berupa ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, mampu akses faskes, kesiapan terapkan area wajib masker, memiliki thermogun.

Kemudian melakukan pemetaan warga satuan pendidikan terkait resiko penyebaran covid 19 dan membuat kesepakatan bersama dengan komite sekolah.

Lalu saat proses pembelajaran tatap muka dilakukan maka setiap sekolah diminta menerapkan sistem shift dengan jumlah murid dan durasi pembelajaran dibatasi. (Tribunkalteng.com/donyusman)

Penulis: Dony Usman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved