Breaking News:

Berita Banjarmasin

Polda Kalsel Cegah Cluster Baru Covid-19 di Malam Pergantian Tahun

Jajaran Polda Kalimantan Selatan terus berupaya menghindari munculnya kluster baru Covid- 19 termasuk pada perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 yan

Penulis: Irfani Rahman
Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/irfani rahman
Kapolda Irjen Pol Rikwanto didampingi Kabid Humas Kombes M Rifai dan kegiatan rakor 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM. BANJARMASIN - Jajaran Polda Kalimantan Selatan terus berupaya menghindari munculnya kluster baru Covid- 19 termasuk pada perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 yang sebentar lagi datang.

Untuk itu dilaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Pengamanan Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 serta Anev Penanganan Covid -19 Provinsi Kalimantan Selatan di aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel , Selasa (22/12).

Baca juga: Klinik Bandara Internasional Syamsuddin Noor Mulai Layani Sample Rapid Test Antigen

Rapat ini langsung dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto, Kabinda Kalsel Brigjen Pol Winarto, dan PLt Seketaris Daerah Kalsel Roy Rizali Anwar.
Dalam rapart yang dikuti semua stake holder seperti TNI, Pemrov Kalsel baik Dinas Perhubungan, dll, Basarnas, Bea Cukai, Pelindo dll ini semua pihak diminta masukannya berkenaan dengan kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru nanti.

Kapolda Irjen Pol Rikwanto didampingi Kabid Humas Kombes Pol M Rifai usai Rakor menuturkan mengatakan rapat ini untuk menghadapi Ops Lilin Intan 2020 dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2021,

"Jadi hari ini polisi dan stake holders lainnya berkumpul bersama, semua bersinergi untuk bagaimana Natal dan Tahun Baru ini berjalan demgan aman, damai, kondusif dan masyarakat bisa beraktifitas dengan baik dan lancar dan tapi tetap perhatikan protokol kesehatan dan tidak menjadi kluster baru," paparnya.

Apakah ada kerumunan akan dibubarkan? Rikwanto mengatakan yang jelas adalah 3 M yaitu cuci tangan , jaga jarak dan pakai masker.

Selain itu ia berharap masyarakat untuk menghindari kerumuman , dan pada Natal dan Tahun Baru pihaknya rencanakan seperti perayaan Natal di Gereja seperti misa dimana jamaah yang datang disterilasasi menghindari orang-orang yang tidak baik atau mau membuat kacau umpanya seperti ada bom dan lainnya.

Kemudian Tim Satgas Covid -19 menilai nantinya pelaksanaan kalau di gereja itu protokol kesehatannya gimana? berapa biasa hadir sekarang berapa. Apa 50 persen atau dibawah iitu bagaimana pengaturannya, pintu masuknya apakah cuci tangan, pakai masker , pakai termogun akan dinilai satgas.

Sehingga kalau pun harus digelar ada kumpul-kumpul, jumlahnya, prosedunya apa sudah dilaksanakan dan rekomendasi satgas covid- 19.
Untuk pengamanan sudah tugas Polrii dam TNI bagaimana setiap event berjalan dengan baik, aman dan kondusif.

Rikwanto juga mengatakan pihaknya tidak mengeluaran izin keramaian dan juga kegiatan kembang api.

Senada dengan Kapolda Direktur Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Hajat Mabrur Bujangga dalam paparannya mengatan pihaknua juga membuat surat himbauan ke PHRI terkait larangan kegiatan kerumunan,
"Polda Kalsel dan jajaran tidak mengeluarkan surat izin keramaian," ucapnya. (Tribunkalteng.com/ifrani rahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved