Breaking News:

Wabah Corona Kalteng

Pemprov Kalteng Bentuk Satgas Badan dan Dinas Serta Batasi Perjalanan Dinas

Angka kenaikkan Penyebaran virus corona di Provinsi Kalimantan Tengah masih terua meningkat bahkan dikhawatirkan akan memunculkan gelombang kedua peny

Tribunkalteng.com / faturahman
Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Angka kenaikkan Penyebaran virus corona di Provinsi Kalimantan Tengah masih terua meningkat bahkan dikhawatirkan akan memunculkan gelombang kedua penyebaran Covid-19 di Bumi Tambun Bungai sehingga berbagai upaya dilakukan salah satunya dengan membentuk tim satgas dilingkungan Badan dan Dinas serta membatasi perjalanan dinas.

Media Center Satuan Tugas Covid-19 Kalteng, Senin (21/12/2020) sore melansir, jumlah penyebaran Covid -18 di Kalteng terus meningkat, kasus akumulasi terkonfirmasi positif mencapai 8.863 orang terjadi penambahan 156 orang dalam satu hari, pasien dalam perawatan mencapai 2.472 orang bertambah 40 orang.

Baca juga: Patroli Motor Kamtibmas Polresta Palangkaraya Sambangi Kawasan Pasar Besar

Akumulasi pasien sembuh mencapai 6.140 orang terjadi penambahan memcapai 114 orang dalam sehari, sedangkan pasien yang meninggal dunia mencapai 251 orang terjadi penambahan sebanyak 2 orang. Terus terjadinya penambahan kasus tersebut dan menghadapi Natal dan Tahun Baru 2020, membuat Pemprov Kalteng mengeluarkan kebijakan pencegahan penyebarannya.

Pantauan masyarakat di sejumlah Kabupaten di Kalteng, seperti di Sampit dan Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan, serta Palangkaraya hingga, Selasa (22/12/2020) masyarakat ketika berada di luar rumah banyak yang tidak mengenakan masker sehingga memudahkan penyebaran virus corona.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri atas nama Gubernur Kalteng, mengeluarkan surat edaran tentang Peningkatan Upaya Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemprov Kalteng, dengan Surat Edaran bernomor 360/284/Satgas Covid-19 ditujukan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov. Kalteng.

"Kami melihat perkembangan penyebaran Covid-19 Kalteng yang cenderung mengalami peningkatan yang berpotensi menimbulkan gelombang kedua Penyebaran Covid-19 sehingga Bapak Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengeluarkan surat edaran tersebut sebagai upaya mencegah penularannya," ujarnya.

Gubernur meminta, Kepala Organisasi Perangkat Daerah membentuk Satgas Penanganan Covid-19 Dinas/Badan yang bertugas untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan pada Dinas/Badan. Pembentukan Satgas penanganan Covid-19 Dinas/Badan dilaporkan kepada Gubernur Kalteng selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng melalui Ketua Pelaksana Harian.

Selain itu, Gubernur juga, membatasi perjalanan Dinas ke luar Daerah, kecuali atas izin Gubernur Kalteng. "Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak tidak diperkenankan untuk ke luar Daerah selama pelaksanaan cuti bersama dan libur tahun baru 2021," ujar Sekda. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved