Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

VIDEO KPU Rampungkan Rekapitulasi Pilgub Kalsel, Paslon Paman BirinMu Unggul 8.127 Suara

KPU Provinsi Kalsel merampungkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Pilgub Kalsel Tahun 2020 di Ballroom Hotel Golden Tulip, Jalan A

Tribunkalteng.com/Achmad Maudhody
Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Pilgub Kalsel Tahun 2020 berlanjut di hari kedua 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - KPU Provinsi Kalsel merampungkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Pilgub Kalsel Tahun 2020 di Ballroom Hotel Golden Tulip, Jalan A Yani Kilometer 2, Banjarmasin, Jumat (18/12/2020).

Dari hasil rekapitulasi, Paslon Nomor Urut 1 H Sahbirin Noor-H Muhidin (Paman BirinMu) memperoleh keunggulan suara sah dibanding Paslon Nomor Urut 2 H Denny Indrayana-H Difriadi (H2D) dengan selisih 8.127 suara.

Dimana Paslon Paman BirinMu memperoleh 851.822 suara, sedangkan Paslon H2D memperoleh 843.695 suara.

Jika diprosentasekan, perolehan suara Paslon Paman BirinMu sebesar 50,24 persen berbanding dengan 49,76 persen prosentase perolehan suara Paslon H2D dari total suara sah.

Hasil rekapitulasi tersebut pun disahkan sebagai hasil Pilgub Kalsel Tahun 2020 ditandai dengan diketuknya palu Rapat Pleno Terbuka oleh Ketua KPU Provinsi Kalsel, Sarmuji.
Penetapan tersebut disaksikan oleh seluruh Anggota KPU Provinsi Kalsel, Ketua dan Komisioner Bawaslu Provinsi Kalsel serta Saksi dari Paslon Paman BirinMu.

Baca juga: Di Tapin Kalsel, Truk Tabrak Pohon Tumbang

Sedangkan saksi dari Paslon H2D tidak berada di lokasi Rapat Pleno saat penetapan dilakukan.
"Ya tadi kita sudah menyelesaikan rapat rekapitulasi, dimana 13 kabupaten kota sudah menyelesaikan hasil di Kabupaten. Tadi kita sudah tetapkan hasil penghitungan suara dari kabupaten/kota se-Kalsel dan sudah menjadi hasil seluruh rangkaian Pilgub di Kalsel," kata Sarmuji.

Terkait tak hadirnya saksi dari Paslon H2D di penghujung Rapat Pleno tersebut, Sarmuji menegaskan hal tersebut tidak mempengaruhi hasil Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan
Hasil Pilgub Kalsel.

Bagi pihak peserta Pilgub yang tidak puas dan tidak menerima hasil rekapitulasi dan penetapan hasil tersebut, Sarmuji menyatakan mempersilahkan untuk menempuh jalur yang sudah diatur oleh perundang-undangan yaitu melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau mereka yang belum puas dan belum menerima hasil ini bisa menyengketakannya ke MK, 3 hari kerja setelah penetapan ini. Kami akan menunggu apakah ada register perkara di MK, maka kita menunggu gugatan dari pemohon dan KPU sebagai termohon. Kalau itu ada, tentu penetapan hasil Pemilihan Kepala daerah ditunda sampai keputusan MK," kata Sarmuji.

Namun jika tidak ada gugatan dan register permohonan konstitusi terkait Keputusan dan Hasil Pilgub Kalsel dikeluarkan oleh MK, maka 5 hari setelahnya, KPU Kalsel akan menetapkan Calon Kepala Daerah terpilih sesuai hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Pilgub Kalsel Tahun 2020. (Tribunkalteng.com/Achmad Maudhody)

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved