Pilkada Banjarmasin 2020

Tim Hukum AnandaMu Minta Pilwali Banjarmasin Kalsel Diulang

Saksi dari tim pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin yakni Hj Ananda-H Mushaffa Zakir menolak hasil rapat pleno terbuka re

Penulis: Frans | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Frans Rumbon
Tim pemenangan paslon AnandaMu melapor ke Bawaslu Banjarmasin 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Saksi dari tim pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin yakni Hj Ananda-H Mushaffa Zakir menolak hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan dan penetapan suara tingkat kota Banjarmasin untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin 2020, pada Selasa (15/12/2020).

Penolakan dari saksi AnandaMu saat itu dilakukan dengan menolak menandatangani berita acara hasil rapat pleno yang saat itu dilaksanakan di Hotel Rattan Inn.

Terkait hal itu, hari ini Kamis (17/12/2020) Tim Pemenangan dan Hukum paslon nomor urut 4 ini pun mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) l Banjarmasin di Jalan Dharma Praja.

Baca juga: Inilah Bagian Tubuh yang Dites Rapid Antigen, Bedanya dengan Rapid Test Antibodi

Juru Bicara Tim Pemenangan AnandaMu yakni Syarkawi mengatakan pihaknya menindaklanjuti saksi AnandaMu yang menolak hasil rapat pleno dan kemudian mengisi formulir kejadian khusus untuk menyatakan keberatannya.

"Kami minta Bawaslu dan Gakkumdu melakukan investigasi atas laporan Tim AnandaMu, yang telah disampaikan, namun tidak diakomodir KPU Banjarmasin saat Rapat Pleno Terbuka lalu," ucap Syarkawi.

Bersama Tim Hukum lanjut Syarkawi, pihaknya membawa sejumlah bukti antara lain perbedaan antara surat suara sah dan surat suara tidak sah, tidak sama dengan jumlah pemilih yang hadir.

Pasalnya pihaknya menemukan kejanggalan di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada Banjarmasin yang dilaksanakan Rabu (9/12/2020) lalu.

Misalnya saja lanjutnya yang terjadi di TPS 11 Kelurahan Belitung Utara Kecamatan Banjarmasin Barat, dimana Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang hadir 160 orang, plus dua orang tambahan DPT, tapi data surat suara sah dan tidak sah totalnya ada 170 pemilih.

Selanjutnya di TPS 12 Kelurahan Teluk Tiram Kecamatan Banjarmasin Barat, jumlah pemilih yang hadir 191 orang, namun data suara sah dan tidak sah mencapai 237 pemilih dan ada selisih suara 46 orang.

"Kami sudah minta sinkronkan data saat Rapat Pleno lalu, cuma permintaan kami tidak diakomodir oleh KPU Banjarmasin," jelasnya.

Ditambahkannya bahwa pihaknya pun juga mempersoalkan implementasi PKPU Nomor 18 Tahun 2020. Dimana pada pasal 7 ayat 2 lanjutnya, disebutkan pemilih wajib membawa undangan dan memperlihatkan KTP Elektronik. Namun kenyataannya tidak perlu membawa KTP juga bisa mencoblos, karena KPPS menggunakan petunjuk teknis (juknis) yang katanya penjabaran dari PKPU Nomor 18 Tahun 2020.

"Bawaslu bisa mengkaji apakah Pilwali berjalan sesuai aturan atau sebaliknya. Jika menyalahi kami minta Pilwali diulang. Ini agar tidak terjadi preseden buruk demokrasi. Ini untuk kepentingan masyarakat," bebernya.

Sementara itu koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Banjarmasin, Subhani mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dugaan pelanggaran pelaksanaan Pilwali.

Selanjutnya Bawaslu Banjarmasin lanjut Subhani, akan melakukan pengkajian awal terhadap laporan, untuk menentukan syarat formil dan materil, dan jenis pelanggaran apa yang disampaikan.

"Nanti setelah pengkajian awal jika belum lengkap, kami minta lengkapi. Jika sudah lengkap dilakukan mekanisme penanganan pelanggaran. Hal ini sama dengan dua laporan yang sebelumnya masuk ke Bawaslu Banjarmasin," tutupnya.

Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU Banjarmasin, paslon petahana yakni H Ibnu Sina-H Arifin Noor (nomor urut 2) meraih suara terbanyak dengan mendulang 90.980 suara, kemudian disusul paslon Hj Ananda-Mushaffa Zakir (nomor urut 4) sebanyak 74.154, selanjutnya paslon Haris Makkie-Ilham Nor (nomor urut 1) sebanyak 36.238 dan paslon Khairul Saleh-Habib Ali (nomor urut 3) sebanyak 31.334. (Tribunkalteng.com/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved