Breaking News:

Berita Tabalong

Polres Tabalong Kalsel Amankan Pemilik Senjata Api Rakitan

Petugas gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong bersama anggota Polsek Upau berhasil mengungkap kepemilikan senjata api (senpi) rakitan ileg

Penulis: Dony Usman | Editor: edi_nugroho
Foto Humas Polres Tabalong
Petugas gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong bersama anggota Polsek Upau berhasil mengungkap kepemilikan senjata api (senpi) rakitan ilegal. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, TANJUNG- Petugas gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong bersama anggota Polsek Upau berhasil mengungkap kepemilikan senjata api (senpi) rakitan ilegal.

Senpi rakitan ini diamankan petugas dari pelaku SR (27), warga Desa Bilas, Kecamatam Upau, Kabupaten Tabalong, Kalsel.

Pelaku SR diamankan petugas saat berada di rumahnya yang beralamat di Desa Bilas Kecamatan Upau, Tabalong,
Senin (14/12/2020).

Baca juga: Hantu Api Ludeskan Bedakan Enam Pintu di Keraton Martapura Kalsel

Terungkapnya kepemilikan senpi rakitan ini berawal dari dugaan pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap korban seorang perempuan inisial ST(43), warga Desa Bilas yang terjadi, Senin(7/12/2020).

Dalam kejadian itu korban ST mengalami sakit dan sempat dirawat pihak keluarga. Namun karena kondisinya memburuk, Sabtu (12/12/2020), pihak keluarga membawa korban ke RSUD Badaruddin Kasim serta melaporkan kejadian ke Polres Tabalong.

Dua hari mendapat perawatan medis di rumah sakit, korban ST meninggal dunia, Senin (14/12/2020) pagi.

Dari laporan inilah petugas gabungan kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku SR di rumah.

Saa itu dilakukan penggeledahan rumah dan ditemukan 1 buah senjata api rakitan jenis senapan yang terdiri dari 1 buah laras, 1 buah popor, 1 buah baut grindel, 1 set karet pendorong, 1 buah pelatuk.

Kemudian.juga ada 2 botol kecil minyak pelungsur, 6 buah peluru berbahan timah, bubuk mesiu dan sabut kelapa yang disimpan di belakang lemari ruang tamu rumahnya.

Atas temuan barang bukti itu, pelaku SR langsung dibawa ke Polres Tabalong guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori, melalui Kasubaghumas AKP H Ibnu Subroto, di konfirmasi, Selasa (15/12/2020) membenarkan giat penangkapan pelaku SR di rumahnya.

"SR diproses dalam perkara dugaan pelaku tindak pidana kepemilikan senpi rakitan ilegal, kemudian untuk kasus penyaniayaan masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Perbuatan pelaku ini sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI No 12 Tahun 1951, terkait kepemilikan senjata api rakitan ilegal. (Tribunkalteng.com/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved