Breaking News:

Berita Kapuas`

Lokakarya Kedua Pendidikan Guru Penggerak Digelar, Ini Harapan Kadisdik Kapuas

Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan Pertama kini telah memasuki bulan kedua dari sembilan bulan pelaksanaan sebagaimana yang telah direnc

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: edi_nugroho
Foto Disdik Kapuas
Kadisdik Kapuas H Suwarno Muriyat didampingi Kabid Pembinaan Ketenagaan, sejumlah Narasumber dari P4TK IPA Bandung, pendamping dan peserta Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan Pertama pada Lokakarya kedua. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan Pertama kini telah memasuki bulan kedua dari sembilan bulan pelaksanaan sebagaimana yang telah direncanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sebanyak 26 Pendamping dan Peserta PGP asal Kabupaten Kapuas, mengikuti Lokakarya Kedua akhir pekan lalu di ruang rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kapuas, H Suwarno Muriyat msnyampaikan terima kasihnya kepada Kemendikbud atas program yang menurutnya sangat tepat dalam upaya meningkatkan kualitas Pendidikan.

Baca juga: Disiplinkan Warga Gunakan Masker, Operasi Yustisi Digelar di Pulau Petak Kapuas

"Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas, merupakan program penguatan bertujuan agar mutu lulusan semakin meningkat kualitasnya, bukan hanya sebatas nilai tinggi tetapi berkarakter dan berakhlak mulia," katanya, Senin (14/12/2020).

Dilanjutkannya, hal ini dapat terwujud karena pendidik dan tenaga kependidikannya semakin profesional, implementasi kurikulum yang sejalan dengan kearifan lokal serta daya dukung tinggi dari stakeholder pendidikan.

"Salah satu upaya agar guru semakin profesional adalah melalui program Pendidikan Guru Penggerak," ungkapnya.

Sebelumnya, Narasumber dari P4TK IPA Bandung, Rini Nuraeni mengatakan PGP merupakan program pendidikan kepemimpinan dari Kemendikbud bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran.

"Program ini meliputi pelatihan daring (dalam jaringan) lokakarya, konferensi dan Pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program itu dilaksanakan, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagaimana biasanya," ujarnya
(Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved