Breaking News:

Berita Nasional

Sebar Ujaran Kebencian Hingga Ancam Penggal Polisi, Muhammad Umar Ditangkap Polda Metro Jaya

Tersangka bernama Muhammad Umar (MU) itu, diketahui sebagai simpatisan Front Pembela Islam atau FPI.

Editor: Anjar
tribunnews.com/Lusius Genik
Muhammad Umar (peci hitam), tersangka ujaran kebencian dan ancam penggal polisi. 

Alasan objektifnya adalah karena Rizieq merupakan tersangka yang diancam hukuman penjara di atas lima tahun.

Sedangkan alasan subjektifnya agar ia tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti, mengulangi perbuatannya, serta untuk memudahkan penyidikan.

Setelah Rizieq Shihab, tiga tersangka lain menyusul guna memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Metro Jaya.

Tiga tersangka tersebut adalah Haris Ubaidilah sebagai ketua panitia acara, Idrus sebagai kepala seksi acara, dan Ali Alwi Alatas sebagai sekretaris panitia.

Berbeda dari Rizieq, ketiganya disangkakan Pasal 93 Undang-Undang tentang Karantina Kesehatan dengan ancaman hukuman satu tahun.

Setelah diperiksa, ketiganya tidak ditahan.

Adapun dua tersangka lain, yakni Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis dan Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi mendatangi Mapolda Metro Jaya, hari ini, untuk diperiksa.

Baca juga: Vanessa Angel Sampaikan Pesan untuk sang Ayah melalui Bibi Ardiansyah di Balik Penjara

Baca juga: Rumah Lanting Sungai Kahayan Palangkaraya, Penghuninya Para Petani Karamba

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemuda yang Ditangkap karena Ancam Penggal Polisi adalah Simpatisan FPI", Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/12/14/15081371/pemuda-yang-ditangkap-karena-ancam-penggal-polisi-adalah-simpatisan-fpi?page=3.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved