Breaking News:

Berita Kapuas

Pemprov Bantu Rp 2 Miliar Dana Pembangunan Klinik Rehabilitasi BNN Kalteng

Rencana Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah untuk membangun Klinik Rehabilitasi bakal segera terwujud, karena Pemprov Kalteng m

Tribunkalteng.com / faturahman
Kantor BNNP Kalteng di Jalan Tangkasiang Palangkaraya. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Rencana Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah untuk membangun Klinik Rehabilitasi bakal segera terwujud, karena Pemprov Kalteng menghibahkan anggaran hingga Rp2 miliar untuk pembangunannya.

Penyerahan dana hibah kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun anggaran 2021 tersebut telah dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri langsung di Ruang Rapat BNNP Kalteng."Hibah bertujuan untuk pembangunan klinik rehabilitasi dikantor BNN Kalteng," ujar Fahrizal, Minggu (13/12/2020).

Dana tersebut diserahkan kepada Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Adi Swasono disaksikan Kepala BNN Republik Indonesia (RI) Heru Winarko untuk pembangunan klinik rehabilitasi di Kantor BNN Kalteng senilai Rp 2 miliar.

Fahrizal Fitri, mengatakan, dana hibah tersebut merupakan salah satu bukti kepedulian kepada Institusi yang menangani masalah narkoba di Kalimantan Tengah."Pemerintah Daerah mensuport sarana dan prasarana BNN termasuk untuk personilnya," ujarnya.

Mewakili Gubernur Kalteng , Fahrizal mengatakan, pihaknya juga akan membantu personil, dukungan anggaran, dan siap berkolaborasi dalam penanganan korban dari penyakahgunaan narkoba yang ada di Kalimantan Tengah," ujar Fahrizal Fitri.

Baca juga: Rakor LPTQ Kapuas, Penyusunan Program hingga Bahas Kesiapan Penyelenggaraan MTQ

Sementara itu, Kepala BNN RI , Heru Winarko mengungkapkan, berdasarkan prevalensi di Kalteng kasus narkoba tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan wilayah lainnya.“Kalteng 0,8 persen dan rata-rata se-Indonesia 1,8”, ujar Heru Winarko.

Heru Winarko mengatakan, pihaknya tetap mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus narkoba di Kalteng, karena selama ini ada beberapa daerah yang rawan kasus penyalahgunaan narkotika yang jadi perhatian pihaknya.

"Diantaranya Kabupaten Kotawaringin Barat di Kelurahan Kumai Hilir, Kelurahan Madurejo, Kelurahan Arut Selatan serta Kota Palangkaraya di Kelurahan Palangka Jalan Mendawai, Kelurahan Flamboyan Bawah Jalan Pahandut, Kelurahan Kereng Bangkirai dan Kelurahan Sabaru. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved