Breaking News:

Berita Kalsel

Kasus Covid-19 Meningkat Tajam di Banjarmasin, Pelambuan dan Pemurus Dalam Kini Masuk Zona Merah

Setelah dua bulan terbebas dari zona merah, dua zona merah kembali muncul secara bersamaan dalam peta zona risiko Covid-19 di wilayah Kota Banjarmasin

Tribunkalteng.com/Frans Rumbon
Juru Bicara GTPP Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi. 

Hal ini menurutnya disebabkan karena penggunaan masker oleh sebagian masyarakat tidak sesuai standar yang seharusnya, contohnya masker jenis scuba yang memang tidak disarankan rupanya masih banyak digunakan. 

Masker jenis ini menurutnya tidak memiliki kemampuan cukup untuk memproteksi seseorang. 

Menurunnya kedisiplinan sebagian masyarakat Banjarmasin dalam menerapkan protokol kesehatan juga dinilainya sebagai salah satu penyebab terjadinya kenaikan kasus aktif Covid-19 di sebagian wilayah di Kota Seribu Sungai. 

Karena itu Ia mengingatkan masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker yang sesuai standar dan tetap menghindari berkontak fisik serta menjaga jarak khususnya saat berada di luar rumah. 

"Kembali kita ingatkan masyarakat virus Corona itu menular melalui droplet dan droplet itu keluarnya melalui hidung dan mulut. Kalau masarakat kita betul-betul disiplin bermasker yang sesuai dengan standar maka 95 persen kita bisa menghindari penyebaran Covid 19," terangnya. 

Terkait hal ini, Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina juga menyatakan tidak memastikan bahwa munculnya dua zona merah di Banjarmasin memiliki kaitan langsung dengan Pilkada Serentak. 

"Apakah ini cluster pilkada saya belum bisa memastikan karena pelaksanaan pencoblosan ini sudah jauh-jauh hari disiapkan prokesnya," kata Ibnu. 

Meski demikian, hal tersebut menurut Ibnu menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat Banjarmasin bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Ia mengkhawatirkan adanya kecendrungan warga mulai tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. 

"Ada kecenderungan warga mulai tidak disiplin prokes, lepas masker. Oleh karena itu, Pemko dan Satgas Covid-19 kembali mensosialisasikan prokes agar tidak terjadi lonjakan kasus zona merah," ungkapnya. 

Halaman
123
Penulis: A Mas Ramadhani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved